VIVA – Pelatih interim Ajax Amsterdam, Fred Grim, melontarkan pujian atas debut kiper Maarten Paes bersama De Godenzonen.
Paes menjalani laga perdananya di ajang Eredivisie musim 2025/2026 saat Ajax menjamu NEC Nijmegen, Sabtu 21 Februari 2026. Kiper Timnas Indonesia itu langsung turun sebagai starter menyusul cedera yang dialami penjaga gawang utama, Vitezslav Jaros.
Meski baru tampil pertama kali, Paes menunjukkan performa solid. Ia mencatatkan tujuh penyelamatan penting dan beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya tim tamu. Sayangnya, debut tersebut belum berbuah manis lantaran Ajax harus puas bermain imbang 1-1 di kandang sendiri.
Fred Grim menilai keputusan menurunkan Paes sudah tepat. Menurutnya, sang kiper mampu beradaptasi dengan cepat dan tampil meyakinkan meski lama tak mendapatkan menit bermain.
“Jika Anda membuat pilihan seperti ini, itu bukan hanya untuk satu pertandingan. Saya sangat puas dengan penampilan Maarten, terutama karena dia sudah cukup lama tidak bermain. Dia melakukan beberapa penyelamatan penting,” ujar Grim.
Di sisi lain, Paes mengaku bangga bisa menjalani debut bersama klub besar seperti Ajax. Namun, ia tak menutupi rasa kecewa karena tim gagal meraih kemenangan.
“Ini pencapaian luar biasa bagi saya. Tapi sebagai Ajax, kami selalu ingin menang. NEC membuat kami kesulitan dan hasil ini mengecewakan, terutama dalam perjuangan lolos ke Liga Champions UEFA,” ucap Paes.
Kiper berusia 26 tahun itu juga mengakui sempat tak menyangka bisa mendapat kesempatan lebih cepat. Pasalnya, sejak awal musim ia diproyeksikan sebagai kiper kedua di belakang Jaros. Namun, absennya sang kiper utama hingga Juni membuka peluang baru.
“Saya tahu enam bulan pertama akan berada di belakang Jaros. Tapi saya siap menerima peran apa pun dan menunjukkan kemampuan saya untuk memenangkan persaingan,” tutup Paes.





