JAKARTA — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya menjaga martabat profesi Guru. Oleh karena itu pemerintah menggelar Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang diikuti oleh 98.036 guru.
Sebanyak 2.454 pengawas dikerahkan untuk memastikan ujian berjalan sesuai dengan aturan dan berkualitas.
“Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa,” ujarnya dikutip, Minggu (22/2/2026).
Nasaruddin menekankan bahwa sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme guru.
Dikatakannya, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
“Komitmen tersebut diperkuat melalui Asta Protas Kementerian Agama yang memprioritaskan transformasi pendidikan keagamaan dan peningkatan kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan nasional,”pungkasnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menambahkan, bahwa pelaksanaan Uji Pengetahuan dan Uji Kinerja dilakukan secara objektif dan akuntabel.
“Kami ingin memastikan setiap Guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” jelasnya.
PPG kata dia menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas Guru Kemenag di seluruh Indonesia.
“Saya berharap para peserta terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan pendidikan agama di semua satuan pendidikan,” tutup Suyitno.



