18 Warga Afghanistan Tewas dalam Serangan Pakistan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Warga Afghanistan berkabung usai serangan udara Pakistan yang menewaskan sedikitnya 18 orang dalam semalam. Serangan lintas batas itu, disebut Islamabad, menargetkan kelompok militan, tapi warga sipil dilaporkan menjadi korban utama.

Kantor berita AFP melaporkan, serangan di Provinsi Nangarhar dan Paktika disebut sebagai yang terbesar sejak bentrokan perbatasan Oktober lalu yang menewaskan lebih dari 70 orang di kedua pihak.

Pada Minggu (22/2), warga berkumpul di sekitar kuburan massal untuk memakamkan para korban.

“Rumah itu hancur total. Anak-anak dan keluarga saya ada di sana. Ayah dan anak-anak saya ada di sana. Semuanya tewas,” kata Nezakat, petani 35 tahun dari Distrik Bihsud.

Polisi Nangarhar menyebut pemboman dimulai sekitar tengah malam dan menghantam tiga distrik.

“Sebanyak 23 anggota keluarganya tertimbun reruntuhan, 18 tewas dan lima luka-luka,” ujar juru bicara polisi Sayed Tayeeb Hammad.

Tetangga korban, Amin Gul Amin, mengatakan satu orang yang selamat sempat berteriak meminta tolong.

“Orang-orang di sini adalah warga biasa. Mereka keluarga kami,” ujarnya seperti dilansir AFP.

Pakistan Klaim Sasar Militan

Pemerintah Pakistan menyatakan militernya menyerang tujuh lokasi di wilayah perbatasan yang disebut menjadi basis Tehrik-i-Taliban Pakistan serta afiliasi Islamic State (IS) Provinsi Khorasan.

Serangan itu diklaim sebagai respons atas rangkaian bom bunuh diri di Pakistan, demikian seperti dilansir AFP.

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengecam keras aksi tersebut dan menyebut Pakistan menargetkan warga sipil. Ia menyebut pemboman di Nangarhar dan Paktika sebagai tindakan kriminal.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan akan memberikan respons yang tepat dan terukur. Ketegangan kedua negara meningkat sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021, sementara negosiasi dan gencatan senjata sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan permanen.

Serangan ini terjadi setelah bom bunuh diri di masjid Syiah di Islamabad dua pekan lalu yang diklaim kelompok Negara Islam dan menewaskan sedikitnya 40 orang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Preview Barcelona vs Levante: Misi Bangkit Hansi Flick di Camp Nou
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
IPW Kecam Aksi Brimob Aniaya Siswa MTs di Tual Maluku: Lagaknya Seperti Kombatan!
• 7 jam laludisway.id
thumb
Dedi Mulyadi Salut dengan Aksi Suster Ika yang Selamatkan 13 Wanita Korban TPPO di NTT, Sang Gubernur Langsung Lakukan Ini
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Terkuak! WN Selandia Baru Ngamuk di Musala Gili Trawangan Ternyata Overstay
• 1 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.