Satu Tahun Memimpin Jakarta, Pramono Akui Masalah Banjir Masih Ada, Kemacetan Masih Ada, dan Polusi Juga Masih Ada

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno beberapa hari lalu menggelar acara syukuran bertajuk “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah”.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus pemaparan capaian kinerja selama satu tahun memimpin ibu kota.

Dalam sambutannya, Pramono mengakui sejumlah persoalan mendasar Jakarta masih menjadi pekerjaan rumah. Kemacetan, banjir, dan polusi udara disebutnya belum sepenuhnya teratasi.

“Memang persoalan dasar masih ada. Kemacetan masih ada, banjir masih ada, polusi juga masih ada. Itu yang minimal ingin kita kurangi dari kondisi saat ini,” ujar Pramono.

Untuk mengatasi banjir, Pemprov DKI menjalankan normalisasi sejumlah sungai, seperti Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut, serta melakukan pengerukan sungai di Jakarta Barat. Upaya ini diklaim sebagai langkah konkret mengurangi genangan dan risiko banjir saat musim hujan.

Pramono juga menyebut posisi Jakarta dalam peringkat Global City mengalami kenaikan dari peringkat 74 menjadi 71 dalam 10 bulan kepemimpinannya. Selain itu, ia menyatakan ketimpangan sosial dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren perbaikan.

Perluasan Program Sosial dan Pendidikan

Di sektor kesejahteraan, Pemprov DKI melanjutkan sejumlah program bantuan sosial pendidikan, seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), program pemutihan ijazah, hingga pendidikan gratis di 40 sekolah swasta.

Penerima KJP dan KJMU juga mendapat akses gratis ke sejumlah destinasi wisata di Jakarta seperti Ancol, Kebun Binatang Ragunan, dan Monumen Nasional.

Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, Pemprov memastikan program Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Kartu Anak Jakarta tetap berjalan.

Penguatan Layanan Kesehatan dan Transportasi

Di bidang kesehatan, layanan Pasukan Putih terus dioptimalkan untuk menjangkau masyarakat. Saat ini Jakarta memiliki 31 rumah sakit, 44 Puskesmas Kecamatan, dan 292 Puskesmas Pembantu tingkat kelurahan. Ke depan, dua rumah sakit baru akan dibangun, yakni RS Royal Batavia Cakung dan rumah sakit internasional di lahan Sumber Waras.

Sementara di sektor transportasi, Jakarta disebut menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur transportasi. Pemprov memperluas layanan TransJabodetabek hingga wilayah penyangga dan memberikan layanan transportasi gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Untuk memperbanyak ruang publik, Pemprov DKI menambah 21 Ruang Terbuka Hijau (RTH) baru, termasuk pengembangan kawasan RTH seluas 5,6 hektare di Taman Bendera Pusaka.

Pramono–Rano juga berkomitmen menyelesaikan program pemerintahan sebelumnya yang belum tuntas, seperti reaktivasi Planetarium, pembongkaran tiang monorel, pembangunan JPO penghubung JIS–Ancol, serta pembangunan rumah sakit internasional di lahan RS Sumber Waras.

Selain pembangunan fisik, Pramono menegaskan komitmennya menjadikan Jakarta sebagai rumah bagi keberagaman agama dengan memperkuat toleransi dan kerukunan antarwarga.

Sementara itu, Wakil Gubernur Rano Karno menambahkan, dari 40 program Quick Wins yang dicanangkan, sekitar 97 persen telah terealisasi. Namun ia mengakui masih ada tiga persoalan utama yang membutuhkan waktu panjang untuk diselesaikan, yakni banjir, kemacetan, dan kemiskinan.

“Dari 40 program, sekitar 97 persen selesai. Masih ada tiga poin besar yang memang membutuhkan waktu cukup panjang,” kata Rano.

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Pramono–Rano menyatakan telah menyiapkan agenda lanjutan untuk menuntaskan persoalan-persoalan strategis tersebut secara bertahap.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Laga Pembuktian Bernardo Tavares: Persebaya Wajib Kalahkan Mantan Klubnya PSM Makassar
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Dukung Program SEMANTIK Komdigi, Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah untuk Nomor Baru
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tantang Putusan Mahkamah Agung AS, Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15%
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Ilusi Niat dalam Bahasa Artificial Intelligence
• 53 menit lalukumparan.com
thumb
Dubes AS Huckabee Sebut Israel Berhak Kuasai Timur Tengah
• 12 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.