Kadin: Rencana Impor 105 Ribu Pikap Sama dengan ‘Bunuh’ Industri Otomotif RI!

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Saleh Husin Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri meminta Prabowo Subianto Presiden membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pikap untuk kendaraan niaga operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih.

Katanya, impor mobil pikap tersebut bisa membunuh industri otomotif nasional dan tidak memiliki efek signifikan pada perekonomian domestik.

“Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi, kami mengimbau Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga,” kata Saleh Husin seperti dilansir Antara di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Saleh memastikan industri dalam negeri bisa memenuhi kebutuhan tersebut, lantaran kapasitas produksi otomotif nasional cukup besar.

Kapasitas produksi nasional untuk kendaraan pick-up mencapai ratusan ribu unit per tahun, namun belum dimanfaatkan secara maksimal. Industri ini juga didukung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen serta jaringan layanan purna jual yang tersebar luas.

“Namun secara kebijakan industri, pemerintah tetap harus berhati-hati agar pembangunan koperasi desa tidak justru melemahkan utilisasi pabrik otomotif dalam negeri,” ujarnya.

Kadin meminta pemerintah memprioritaskan kendaraan TKDN tinggi, mendorong perakitan dalam negeri, serta membangun kemitraan manufaktur lokal.

Sebelumnya PT Agrinas Pangan Nusantara berencana mengimpor 105.000 unit kendaraan dari India. Tujuannya mendukung operasional kopdes. Rinciannya, 35.000 unit mobil pikap 4×4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M), 35.000 unit pikap 4×4 dari Tata Motors, serta 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama. Pengirimannya dilakukan bertahap sepanjang 2026.(ant/lea/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Babak Pertama Tottenham vs Arsenal: Skor 1-1, Eze dan Kolo Muani Berbalas Gol
• 42 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Penyanyi Idol Piche Kota Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan Siswi SMA
• 2 jam lalueranasional.com
thumb
Harga Kebutuhan Masih Tinggi Gubernur Jawa Tengah Instruksikan Segera Intervensi
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gandeng Baznas, OJK Malang Perkuat Literasi Keuangan Syariah 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Teken Perpres SMA Unggul Garuda, Ada 2 Jenis Sekolah, Ini Perbedaannya
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.