Pekan Pertama Puasa, Monas Tetap Diserbu Ribuan Wisatawan

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, masih menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat di pekan pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026. Tercatat 2.837 orang mengunjungi Monas pada Minggu, 22 Februari 2026.

"Jumlah total kunjungan Minggu ini sejak pukul 06.00-15.00 WIB capai 2.837 orang, yang terdiri atas dewasa sebanyak 2.153 orang, anak-anak 457 orang, dan wisatawan mancanegara 227 orang," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, saat dihubungi di Jakarta, dilansir dari Antara, Minggu, 22 Februari 2026.
  Baca Juga:  Gorontalo Didorong Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Kawasan Monumen Nasional (Monas). Foto: Metro TV/Cony Brilliana.

Isa memerinci wisatawan asing yang paling banyak mengunjungi Monas hari ini berasal dari China sebanyak 110 orang, diikuti Korea Selatan dengan 26 orang, Belanda 19 orang, Amerika Serikat 17 orang, serta Jerman dan Jepang masing-masing 9 orang.

Jumlah kunjungan hari ini tak jauh berbeda dengan Sabtu, 21 Februari 2026. Isa mencatat lebih dari 2.600 orang mengunjungi Monas pada hari tersebut.

Pengelola Monas membuka layanan kunjungan bagi yang ingin menikmati kawasan Monas, museum, hingga pelataran puncak selama Ramadan dengan waktu yang disesuaikan.

Pada Selasa-Minggu, Tugu Monas dibuka pukul 08.00-15.00 WIB, kawasan Monas dibuka pukul 06.00-15.00 WIB. Khusus Senin, Monas ditutup untuk perawatan atau pemeliharaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasca Insiden Pesawat, Pertamina Sebut Pasokan BBM Satu Harga ke Krayan Tetap Aman
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Detik-detik Putusan CAS, Nasib Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Semakin Dekat
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
MKD Sebut Tak Ada Pelanggaran Prosedur Penetapan Sahroni Sebagai Pimpinan Komisi III
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Rayakan Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 9 Jember Hadirkan Barongsai di Jember dan Banyuwangi
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Soal Klaim Israel atas Wilayah Arab, Kemlu: Langgar Hukum Internasional!
• 5 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.