DPR Janji Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal kasus anak berinisial NS (12) yang tewas diduga dianiaya ibu tiri di Sukabumi, Jawa Barat. 

Komisi III DPR kata dia mengutuk keras kasus dugaan penganiayaan tersebut. 

Baca Juga :
Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, KPAI Minta Segera Proses Hukum
Legislator PDIP Minta Wacana Larangan Motor Buat Mudik Perlu Sosialisasi

Habiburokhman lantas menyarankan Polres Sukabumi untuk mengenakan Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak terhadap pelaku.

"Dengan ancam hukumnya adalah 15 tahun penjara," kata Habiburokhman, Minggu, 22 Februari 2026.

Tak hanya itu, Habiburokhman juga meminta Polres Sukabumi selaku penyidik untuk memeriksa dengan teliti perbuatan yang dilakukan terhadap korban. Jika perbuatanya berkelanjutan, menurut dia, hal itu menjadi pemberat bagi pelaku penganiayaan.

"Kami akan terus kawal kasus ini sampe ke persidangan agar almarhum dan keluarganya mendapatkan keadilan," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak laki-laki berinisial NS (12 asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tewas diduga dianiaya oleh ibu tirinya. 

Korban meninggal dengan luka lebam dan luka bakar pada tubuhnya. 

Sehari-hari, korban tinggal di pesantren. Namun saat kejadian, korban sedang libur untuk persiapan awal puasa bersama keluarga.

Saat itu, ayah korban yang tengah bekerja di Kota Sukabumi, ditelpon istrinya dan memintanya agar segera pulang dengan alasan korban jatuh sakit.

Setibanya ayah korban pulang ke rumah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jampang Kulon untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun nahas, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS tersebut. (Ant)

Baca Juga :
MKD Tegaskan Tak Ada Pelanggaran soal Penetapan Kembali Ahmad Sahroni di Komisi III
DPR: Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih Kontras dengan Komitmen Prabowo
Irjen Dadang Hartanto Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah Hingga Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga yang ingin bangunkan waktu sahur diimbau di tempat ibadah
• 39 menit laluantaranews.com
thumb
Penyebab 2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit: Sopir Diduga Mengantuk
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Khofifah minta kepala daerah se-Jatim inventarisasi warisan budaya
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Dua ABK KLM Nur Balqis Masih Belum Ditemukan
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Harmoni Imlek Nusantara Digelar Saat Ramadan, Cerminkan Keharmonisan Indonesia
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.