EtIndonesia. “Apakah kehidupan luar angkasa benar-benar ada?”—topik ini sejak lama menarik perhatian banyak orang. Pada Kamis malam (19 Februari), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan menginstruksikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth serta lembaga terkait lainnya untuk mengidentifikasi dan membuka dokumen pemerintah yang berkaitan dengan alien, kehidupan di luar Bumi, fenomena udara tak dikenal (UAP), dan benda terbang tak dikenal (UFO).
Presiden Trump menulis di platform Truth Social pada Kamis malam:
“Mengingat besarnya minat publik, saya akan menginstruksikan Menteri Pertahanan serta departemen dan lembaga terkait lainnya untuk mulai mengidentifikasi dan mempublikasikan arsip pemerintah yang berkaitan dengan kehidupan luar angkasa, fenomena udara tak dikenal, dan benda terbang tak dikenal, serta informasi lain apa pun yang terkait dengan isu-isu yang sangat kompleks namun juga sangat menarik dan penting ini.”
Pada Kamis, saat berada di pesawat kepresidenan Air Force One, Presiden Trump menjawab pertanyaan wartawan mengenai pandangannya tentang kemungkinan alien mengunjungi Bumi.
Wartawan bertanya:
“Obama mengatakan alien itu nyata. Apakah Anda pernah melihat bukti adanya pengunjung non-manusia ke Bumi?”
Presiden AS Donald Trump menjawab:
“Dia telah membocorkan informasi rahasia. Dia seharusnya tidak melakukan itu.”
Wartawan kembali bertanya:
“Jadi, apakah alien itu nyata?”
Presiden Trump menjawab:
“Saya tidak tahu apakah itu benar-benar ada. Yang bisa saya katakan, dia telah membocorkan rahasia. Dia seharusnya tidak melakukan itu. Itu kesalahan besar—dia mengungkapkan informasi rahasia. Tidak, saya tidak punya pandangan soal ini. Saya tidak pernah membicarakannya. Banyak orang membicarakannya, banyak yang percaya. Kamu percaya, Pete?”
Sebelumnya, antara tahun 2020 hingga 2023, Gedung Putih mengakui bahwa para pilot, serta Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS, pernah melaporkan penampakan fenomena udara tak dikenal.
Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Tang Li dan Yuwei.





