VIVA – Langkah berani diambil manajemen RANS Simba Bogor di tengah musim kompetisi. Klub milik Raffi Ahmad itu resmi melepas pemain asing mereka, Jabari Peter Narcis, tak lama setelah kekalahan dari Tangerang Hawks Basketball pada Sabtu malam, 21 Februari.
Keputusan ini bukan reaksi sesaat, melainkan bagian dari rencana evaluasi setelah pekan ketujuh liga. Secara individu, kontribusi Narcis sebenarnya tidak bisa dianggap gagal. Dalam 10 laga, ia mencatat rata rata 15,8 poin, 9,7 rebound, 2 assist, dan 1,1 steal per gim. Angka yang cukup solid untuk pemain asing di liga domestik. Namun dalam dinamika tim, statistik pribadi tak selalu sejalan dengan kebutuhan kolektif.
RANS yang menutup paruh musim dengan rekor 4 menang dan 6 kalah membutuhkan perubahan cepat demi menjaga asa ke playoff. Masalah utama RANS musim ini terlihat jelas di area pertahanan dalam. Mereka menjadi salah satu tim dengan pertahanan paint terburuk di liga.
Dalam enam kekalahan, lawan mampu mencetak 45,8 persen poin dari area dekat ring. Secara keseluruhan, akurasi tembakan dua angka lawan terhadap RANS juga menyentuh angka 50 persen dalam 10 pertandingan. Angka tersebut menggambarkan lemahnya proteksi ring dan kontrol rebound defensif.
Dalam komposisi pemain asing, pilihan pergantian praktis mengerucut pada Narcis. Dua nama lain, KJ Buffen dan Aaron Fuller, justru menjadi motor serangan RANS sepanjang musim. Keduanya membentuk duet produktif di lini depan dan konsisten menjadi sumber poin utama. Sementara itu, peran Narcis lebih sering melebar ke perimeter dan tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan tim di sektor pertahanan dalam.
Kondisi tersebut membuat keputusan melepas Narcis menjadi langkah logis dalam konteks taktik. RANS membutuhkan sosok big man yang lebih dominan di bawah ring, mampu menahan penetrasi, mengamankan rebound defensif, serta memberi kehadiran fisik yang selama ini kurang terlihat. Tanpa perbaikan di sektor ini, peluang bersaing di papan atas akan semakin berat.
Manajemen masih memiliki ruang waktu untuk menentukan pengganti. Jadwal berikutnya memberi jeda cukup panjang sebelum kembali bertanding. RANS dijadwalkan bertandang ke Medan menghadapi Rajawali Medan pada 7 Maret. Momentum jeda ini diperkirakan akan dimanfaatkan untuk mencari pemain asing baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan struktur tim.





