KPAI Sebut Kasus Anak di Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri Merupakan Filisida

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyampaikan bahwa kasus kekerasan terhadap anak diduga dilakukan oleh ibu tiri, yang berujung korban meninggal dunia di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan filisida.

"Kasus di Surade, Kabupaten Sukabumi, di mana anak berinisial N (12) dianiaya oleh ibu tiri termasuk dalam kasus filisida, yaitu pembunuhan anak oleh orang tua, dalam hal ini adalah ibu tiri," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Baca Juga :
DPR Janji Kawal Kasus Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, KPAI Minta Segera Proses Hukum

Filisida adalah pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tua, bisa ayah ataupun ibu.

Menurut Diyah Puspitarini, filisida terkategori dalam kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berat.

"Filisida adalah kasus yang besar dalam KDRT. Faktor penyebab filisida pun beragam," ujarnya.

"Faktor yang menyebabkan filisida adalah faktor ekonomi, kecemburuan, adanya ketakutan/kecemasan, kurangnya dukungan emosi dan sosial, regulasi emosi orang tua yang bermasalah. Filisida terjadi karena anak sering mendapat kekerasan," kata Diyah Puspitarini.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki (12) meninggal dunia diduga karena dianiaya oleh ibu tirinya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban meninggal dengan luka lebam dan luka bakar pada tubuhnya.

Korban sehari-harinya tinggal di pesantren. Namun saat kejadian, korban sedang libur untuk persiapan awal puasa bersama keluarga.

Ketika itu, ayah korban yang tengah bekerja di Kota Sukabumi, ditelpon istrinya yang memintanya segera pulang dengan alasan korban jatuh sakit.

Setibanya ayah korban pulang ke rumah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jampang Kulon untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun nahas, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS tersebut.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Sukabumi. (Ant)

Baca Juga :
KPAI Soroti Ini soal Bripka MS Aniaya Anak Madrasah hingga Tewas
Irjen Dadang Hartanto Minta Maaf dan Janji Tindak Tegas Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah Hingga Tewas
Kata Mabes Polri Soal Oknum Brimob Aniaya Siswa Madrasah di Maluku Hingga Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo: Perjanjian Dagang RI-AS Saling Menguntungkan
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Berbasis Riset Klinis, Erha Kenalkan 3 Inovasi Baru dari Skincare hingga Parfum
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar 6 Ruas Tol yang Gratis saat Mudik Lebaran 2026
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
BI Perpanjang Jadwal Pemesanan Penukaran Uang, Dimulai 24 Februari 2026
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Maluku Tegaskan Proses PTDH Bripda MS Cepat dan Transparan
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.