BRI Finance Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Pembiayaan 2026

mediaapakabar.com
13 jam lalu
Cover Berita

Mediaapakabar.com -
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga pasca periode Lebaran 2026. Perusahaan memproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) akan tetap berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum Lebaran yang secara historis turut menopang kapasitas pembayaran nasabah.

Direktur Utama Wahyudi Darmawan menyampaikan bahwa secara historis periode Lebaran mendorong perputaran ekonomi yang lebih tinggi, baik dari sisi konsumsi maupun aktivitas usaha. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung stabilitas kualitas pembiayaan. “Secara umum, kami memproyeksikan rasio NPF pasca periode Lebaran 2026 tetap berada pada level yang sehat dan sejalan dengan risk appetite perusahaan,” ujar Wahyudi.

Sejalan dengan proyeksi tersebut, BRI Finance terus memperkuat penerapan manajemen risiko secara disiplin dan terukur. Perusahaan mengoptimalkan proses underwriting melalui analisis yang lebih selektif terhadap profil dan kapasitas finansial calon nasabah, serta meningkatkan efektivitas sistem pemantauan portofolio melalui implementasi early warning system guna mendeteksi potensi risiko secara lebih dini. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap berjalan beriringan dengan kualitas aset yang terjaga.

Selain itu, menjelang dan setelah periode Lebaran, BRI Finance juga memperkuat komunikasi dan edukasi kepada nasabah untuk menjaga kelancaran pembayaran kewajiban. Dalam pengelolaan pembiayaan bermasalah, BRI Finance mengedepankan pendekatan persuasif dan solutif yang mempertimbangkan kondisi serta kemampuan bayar masing-masing nasabah.

Berdasarkan data internal terbaru, rasio NPF BRI Finance masih berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen. Wahyudi menambahkan, “Kami mengutamakan pendekatan persuasif dalam proses penagihan dengan tetap memperhatikan kondisi dan kapasitas pembayaran setiap nasabah. optimistis dapat menjaga stabilitas kualitas pembiayaan sekaligus mendukung kinerja yang berkelanjutan sepanjang 2026.”

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kota Lintang Bawah, Desa di Bantaran Sungai Tamiang yang Masih Porak-poranda
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sidang Etik Digelar 23 Februari, Kapolda Maluku Ungkap Sanksi Anggota Brimob Sebabkan Pelajar Tewas
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kesepakatan RI-AS, Transfer Data Konsumen WNI Tunduk kepada UU PDP
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Waspada Penipuan! Eks Brimob di Pasukan Rusia Ingatkan WNI Soal Link Rekrutmen Bodong
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Tiga Amunisi Baru Siap Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
• 7 menit lalueranasional.com
Berhasil disimpan.