Roma bermain terbuka sejak menit pertama dan memaksa Cremonese bermain di areanya sendiri. Namun, rapatnya pertahanan Cremonese membuat Roma gagal mencetak gol pada babak pertama.
Roma baru bisa memecah kebuntuan pada menit ke-59. Bryan Cristante berhasil menanduk umpan sepak pojok Lorenzo Pellegrini ke tiang dekat yang gagal dihalau Emil Audero.
Mendapat momentum, Roma terus menyerang dan berhasil menambah gol pada menit ke-77. Cristante mengoper bola dengan tumitnya dan Evan Ndicka bereaksi paling cepat untuk menyambarnya. Baca juga: Pertahanan Solid Parma Bikin Milan Merana Roma menutup kemenangan dengan skor 3-0 pada menit ke-86 lewat tembakan keras Niccolo Pisilli. Pisilli berhasil menyambar bola liar di kotak penalti Cremonese setelah usaha Donyell Malen dihalau pemain Cremonese.
Berkat hasil ini, Roma naik ke posisi tiga klasemen dengan menggeser Napoli meski sama-sama mengoleksi 50 poin dari 26 pertandingan karena unggul selisih gol. Sedangkan Cremonese tertahan di posisi 16 dengan 24 angka dari 26 laga.
Susunan pemain:
Roma: Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi (El Aynaoui 46'); Celik (Ziolkowski 85'), Cristante, Kone, Wesley; Zaragoza (Venturino 56'), Pellegrini (Pisilli 72'); Malen
Cremonese: Audero; Terracciano, Folino, Luperto; Zerbin (Mikayil 75'), Thorsby, Payero (Bondo 49'), Maleh, Pezzella (Duric 74'); Sanabria (Vardy 63'), Bonazzoli
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KAH)





