DEPOK, KOMPAS.com - Saina Tazkiya Zulala Azizi (17), santriwati Pondok Pesantren Al Muhajirin, Cilangkap, Tapos, Kota Depok, dilaporkan menghilang sejak 2 Februari 2025 dengan meninggalkan sepucuk surat.
Laporan orang hilang ini telah dilaporkan ke Polsek Cimanggis untuk ditindaklanjuti dengan nomor LP/B/06/II/2026/Sek Cimanggis tertanggal 4 Februari 2026.
Peristiwa ini bermula dari kegiatan pengajian rutin yang digelar di pondok pesantren pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Baca juga: Santriwati di Depok Dilaporkan Hilang, Tinggalkan Surat untuk Orangtua
Dalam pengajian itu, Saina tidak terlihat dari awal hingga akhir kegiatan.
Tinggalkan Sepucuk Surat
Setelah pengajian, teman-teman dan pengurus pondok mencoba mencari keberadaannya ke kamar tetapi Saina tidak ditemukan.
Di saat itulah, seorang teman sekamar Saina menemukan sepucuk surat yang ditinggalnya di atas lemari kamar.
Surat itu menjadi salah satu jejak pertama dalam mencari keberadaan Saina.
Terlihat di Cilodong
Jejak kedua terjadi pada keesokan harinya, yaitu Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Seorang lulusan pondok bernama Fauzan mengaku sempat melihat Saina tengah berada di depan Sekolah Kristen Mardi Waluya, Cilodong, Depok.
Menurut Fauzan, wajah Saina terlihat pucat.
“Fauzan mengaku memanggil korban tetapi tidak mendapat respons,” kata Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (22/2/2026).
Baca juga: Santriwati Depok yang Hilang Tinggalkan Surat, Pesan Bayar Utang Sempol Rp 2.500
Setelahnya, tidak ada lagi informasi mengenai jejak keberadaannya.
Saat ini, polisi masih melakukan berbagai langkah dalam mencari keberadaan Saina.
Beberapa teman korban dan pengurus pondok pesantren juga telah dimintai sejumlah keterangan oleh polisi guna membantu proses pencarian.