Pria Bersenjata Ditembak Mati saat Terobos Kediaman Trump di Mar-a-Lago

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Florida: Agen Secret Service dan seorang deputi sheriff menembak mati seorang pria bersenjata shotgun yang menerobos perimeter keamanan di sekitar kediaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada Minggu dini hari.

Trump berada di Washington saat insiden terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, menurut pejabat setempat.

Secret Service mengatakan tersangka, seorang pria berusia awal 20-an, terlihat di dekat gerbang utara kompleks Mar-a-Lago sambil membawa shotgun dan sebuah jeriken bahan bakar. Agen kemudian menghadangnya dan memerintahkan pria tersebut untuk menjatuhkan senjatanya.

“Satu-satunya kata yang kami ucapkan kepadanya adalah ‘jatuhkan barang-barang itu’,” kata Sheriff Palm Beach County Ric Bradshaw kepada wartawan, dikutip dari The New Arab, Senin, 23 Februari 2026.

Namun, menurut Bradshaw, pria tersebut justru meletakkan jeriken bahan bakar dan mengangkat shotgun ke posisi menembak.

Seorang deputi dan dua agen Secret Service kemudian melepaskan tembakan. Pria tersebut dinyatakan tewas di tempat, dan tidak ada petugas yang terluka. Secret Service mengatakan tidak ada orang yang berada di bawah perlindungan mereka di lokasi saat kejadian berlangsung.

Sejauh ini belum ada tanggapan langsung dari Gedung Putih. Trump Pernah Jadi Target Upaya Pembunuhan Trump, yang sering menghabiskan akhir pekan di Mar-a-Lago, sebelumnya menjadi target beberapa rencana atau upaya pembunuhan.

Awal bulan ini, Ryan Routh, 59, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena merencanakan pembunuhan terhadap Trump di sebuah lapangan golf di Florida pada September 2024.

Upaya tersebut terjadi dua bulan setelah percobaan pembunuhan lain di Pennsylvania, ketika seorang pria berusia 20 tahun, Matthew Crooks, melepaskan tembakan dalam sebuah kampanye dan mengenai telinga kanan Trump.

Penyerangan itu menewaskan seorang peserta kampanye, sementara pelaku ditembak mati oleh petugas keamanan. Kekerasan politik dilaporkan meningkat di Amerika Serikat, di tengah polarisasi politik yang semakin tajam.

Identitas tersangka dalam insiden terbaru ini belum dirilis, karena pihak berwenang masih berupaya menghubungi keluarganya.

Secret Service bertugas melindungi presiden, wakil presiden, mantan presiden, keluarga mereka, serta kandidat utama pemilu dan kepala negara asing yang berkunjung.

Baca juga:  Penembak Donald Trump Tewas Ditembak Secret Service AS


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penjelasan Pemko Medan soal Surat Edaran Larangan Berjualan Daging Babi
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
BUMA-Adaro Perpanjang Kontrak Operasional Tambang Tutupan Selatan hingga 2030
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ini lokasi Samsat Keliling di Jakarta pada Senin
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Alexis Mac Allister Cetak Gol Menit 90+7 dan Selamatkan Tiga Poin Liverpool atas Nottingham Forest
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Menteri Meutya Tegaskan Peran Indonesia di Board of Peace Adalah untuk Dukung Palestina
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.