JENEWA, KOMPAS.com - Kalau berlibur ke Jenewa, Swiss, ada satu pengalaman yang sayang dilewatkan: menaiki kereta gantung menuju Gunung Saleve.
Kompas.com berkesempatan mengunjungi Gunung Saleve yang sudah masuk wilayah Prancis ini, Minggu (22/2/2026).
Secara geografis, Gunung Saleve memang sudah masuk wilayah Prancis. Namun letaknya yang berada di sisi tenggara Jenewa, tepat di perbatasan Prancis–Swiss, menjadikannya begitu lekat dengan kota tersebut.
Dari ketinggian Saleve, hamparan lanskap Jenewa terbentang luas. Kota itu tampak mungil dari atas, berpadu dengan latar pegunungan Alpen.
Baca juga: Dari Jakarta ke Jenewa, Tantangan Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB
Di kejauhan, puncak Gunung Blanc yang tertutup salju berdiri megah, menjadi latar yang sulit diabaikan.
Tak heran jika gunung ini dijuluki “The Balcony of Geneva”.
Perjalanan menuju puncak SaleveUntuk mencapainya dari pusat Kota Jenewa, waktu tempuhnya relatif singkat, sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda empat.
Baca juga: Menlu Pastikan Indonesia Perhatikan Keamanan dan Kesejahteraan 8.000 Prajurit yang Dikirim ke Gaza
Setibanya di stasiun kereta gantung Téléphérique du Salève, pengunjung akan menemukan konter pembelian tiket yang mulai beroperasi pukul 09.00 waktu setempat.
Pengunjung disarankan melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit untuk transaksi luar negeri.
Harga tiket kereta gantung bolak-balik adalah 9 Euro untuk satu orang.
Setelah mengantongi tiket, wisatawan diminta mengantre dengan tertib untuk memasuki kereta yang membawa mereka menuju puncak Saleve.
Baca juga: Koalisi Permanen: Apa yang Sebenarnya Dibaca NasDem untuk 2029?
Menikmati hangatnya kopi di ketinggianSetelah berada di puncak Gunung Saleve, terdapat kafetaria yang menyediakan makanan ringan dan minuman hangat.
Harga makanan dan minuman cukup terjangkau, untuk kopi atau cokelat hangat berkisar antara 3-5 Euro.
Sedangkan untuk makanan seperti sandwich dan salad berkisar antara 7-12 Euro.
Menariknya, meski sudah masuk wilayah Prancis, mata uang Swiss, Franc masih berlaku untuk membeli makanan dan minuman di kafetaria Mont Saleve.
Namun pengunjung juga bisa membawa makanan mereka sendiri untuk dinikmati sambil memandang keindahan kota Jenewa dari atas gunung.
Selain dijadikan tempat rekreasi keluarga, swafoto dan menikmati pemandangan Kota Jenewa, Mont Saleve juga dijadikan tempat berolahraga.
Olahraga yang dilakukan di tempat ini adalah paralayang dan sepeda gunung.
Mont Saleve juga bisa menjadi akses untuk para pecinta sepeda gunung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




