Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Wagub Rano Karno merayakan satu tahun memimpin Jakarta; 97% dari 40 program cepat berhasil diselesaikan.
  • Strategi pembangunan Pemprov DKI difokuskan menanggulangi tiga isu utama: banjir, kemacetan, dan kemiskinan.
  • Penanganan fokus pada normalisasi Ciliwung dan perluasan konektivitas transportasi publik Transjabodetabek.

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Gubernur Pramono Anung saat menggelar Safari Ramadan di Musala Al Mabrur, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (22/2/2026).

"Alhamdulillah, tanggal 20 Februari kemarin genap satu tahun kami menjalankan amanah memimpin Jakarta. Dalam kurun waktu tersebut, dari 40 program quick win yang kami canangkan, 97 persen sudah berhasil kami selesaikan," ungkapnya.

Pencapaian tersebut ditegaskan Rano akan menjadi pijakan kuat untuk melanjutkan berbagai program prioritas pada tahun anggaran yang sedang berjalan ini.

"Tahun ini adalah tahun penguatan program. Kami ingin memastikan setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta," ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun kini memfokuskan strategi pembangunan untuk menjawab tiga tantangan kronis ibu kota, yakni masalah banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota.

"Jakarta punya tiga persoalan besar, yaitu banjir, kemacetan, dan kemiskinan kota. Karena itu, seluruh strategi pembangunan kami arahkan untuk menjawab tiga tantangan tersebut secara bertahap dan berkelanjutan," jelasnya.

Terkait penanganan banjir, pria yang akrab disapa Bang Doel ini memastikan proyek normalisasi Sungai Ciliwung dan penataan bantaran sungai akan terus digulirkan secara masif.

"Normalisasi sungai harus dilanjutkan agar fungsi aliran air kembali optimal. Kami ingin penataan ini berjalan tertib, adil, dan memberikan solusi hunian yang lebih layak bagi masyarakat," tegasnya.

Beralih ke sektor transportasi, pemerintah memilih untuk memperluas konektivitas angkutan umum melalui pengembangan Transjabodetabek guna mengurai kemacetan tanpa harus menambah beban jalan baru.

Baca Juga: Reuni Jarak Jauh: Alejandro Catena Terima Jersi Persija dari Jordi Amat

"Kami tidak bisa terus-menerus menambah jalan karena keterbatasan lahan. Karena itu, penguatan transportasi publik menjadi strategi utama untuk mengurai kemacetan," urai Rano.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada kelompok rentan, kebijakan subsidi transportasi bagi 15 golongan masyarakat dipastikan tetap berlanjut dengan alokasi anggaran yang mumpuni.

"Subsidi transportasi umum kami anggarkan cukup besar setiap tahun. Ini adalah komitmen kami agar akses mobilitas warga tetap terjangkau dan inklusif," tandas Rano.

Di sela-sela pemaparan program, politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini juga mengajak seluruh elemen warga untuk senantiasa merawat semangat gotong royong dan persatuan di momentum bulan suci Ramadan.

"Jakarta ini milik kita bersama. Yang bisa menjaga serta membangunnya adalah kita sendiri. Saya berharap, Ramadan ini membawa keberkahan dan mempererat kebersamaan kita semua," ajak Rano. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejutan dari Kylie Jenner Bikin Timothee Chalamet Speechless
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KAI: 1.621.414 Tiket Kereta Api Angkutan Lebaran Terjual!
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Gempa magnitudo 7 terdeteksi di Kalimantan Utara 
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Imigrasi pindahkan 15 WNA Filipina terdampar di Buol ke Rudenim Manado
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Gubernur Sulsel Pastikan Progres Jalan Impa–impa-Anabanua Wajo Capai 95 Persen, Manfaatnya Dirasakan Masyarakat
• 20 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.