TABLOIDBINTANG.COM - Pekan pertama penayangan 3 film Indonesia terbaru yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 2026, kurang bergairah.
Alih-alih menjaring bejibun penonton, ketiganya justru harus menerima kenyataan pahit, tak ada satu pun yang mampu menembus 50 ribu penonton di pekan pertama penayangan.
Berdasarkan data Cinepoint, Asrama Putri hanya menyerap 6 ribu lebih penonton sementara Taneuh Kalaknat lebih rendah lagi.
Antara Cinta, Mama dan Surga menjadi yang tertinggi, lebih dari 27 ribu penonton, 7 ribu di antaranya diperoleh pada Minggu (22/2).
Ironis, mengingat dalam kondisi normal, angka 100 ribu penonton di pekan pertama termasuk capaian minimal yang kerap dijadikan patokan untuk membaca potensi keberlanjutan sebuah film di bioskop.
Tantangan Berat
Momentum awal-awal puasa ditengarai menjadi penyebab utama sepinya bioskop, membuat masyarakat membatasi aktivitas hiburan hingga berdampak langsung pada okupansi layar lebar.
Tak hanya tiga film baru tersebut, sejumlah film Indonesia lain yang masih tayang juga mengalami penurunan signifikan jumlah penonton mingguan.
Tertinggi sampai saat ini masih menjadi milik Kuyank: Saranjana the Prequel dan Alas Roban.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan berat, terutama bagi film yang baru memulai masa tayangnya.
Dengan angka di bawah 50 ribu di pekan pertama penayangan, nasib layar dan jumlah show berpotensi terpangkas jika tren sepi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.



