JAKARTA, KOMPAS.com - Pencuri besi atau yang lebih dikenal sebagai “tikus besi” marak beraksi di wilayah Jakarta Utara.
Hal itu terbukti dari banyaknya kasus pencurian besi yang terjadi sepanjang 2025 hingga 2026.
Para tikus besi menggerogoti berbagai fasilitas umum (fasum) di Jakarta Utara, mulai dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), kolong tol, pagar taman, hingga fasilitas lainnya. Tak jarang, kasus-kasus tersebut viral di media sosial, terutama Instagram.
Baca juga: Penampakan 2 Bus Transjakarta Kecelakaan di Koridor 13: Bodi Depan Hancur, Kaca Berserakan
Satu di antaranya adalah kasus hilangnya pelat besi tangga JPO Kampung Bandan, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (14/4/2025).
KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Kondisi salah satu Jembatan Penyebrangan Oranv (JPO) di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang besinya pernah dicuri.
Pelat besi yang hilang membuat tangga JPO ini berlubang sehingga sulit untuk dilalui oleh warga.
Kasus pencurian besi yang tak kalah viral di sosial media Instagram adalah hilangnya pelat kolong tol dekat Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (22/4/2025).
Ada sekitar 300 hingga 400 pelat besi kolong tol yang hilang dicuri secara bertahap.
Kemudian, pagar besi Hutan Kota Kemayoran di Pademangan, Jakarta Utara, juga menjadi korban para tikus besi.
Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan lebih dari 20 pagar dalam kondisi bolong total, sedangkan beberapa pagar lainnya hanya menyisakan jeruji di bagian atas atau sedikit di bagian tengah.
KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Jembatan Ancol, Jakarta Utara, yang besinya dicuri oleh maling.
Pencurian ini telah terjadi sejak 2024 dan baru viral di media sosial pada November 2025.
Kasus terbaru terjadi di Jembatan Sunter, Jakarta Utara, pada Selasa (10/2/2026). Aksi pencurian tersebut viral di media sosial setelah direkam oleh seorang pengendara.
Dalam video itu terlihat seorang pria membobok beton jembatan untuk mengambil besi di dalamnya.
Mirisnya, aksi tersebut dilakukan pada sore hari secara terang-terangan saat lalu lintas di sekitar jembatan sedang macet.
Baca juga: Overwork Makin Mengakar di Jakarta, Sosiolog Nilai Negara Belum Optimal Lindungi Pekerja
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Tanjung Priok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.