Pemerintah Pusat Ngegas Belanja, Pencairan Bansos Naik 2 Kali Lipat

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat belanja negara telah mencapai Rp 227,3 triliun atau mencapai Rp 25,7% dari PDB. Belanja ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menuturkan pertumbuhan ini lebih cepat dibandingkan tahun lalu. Dengan demikian, dia yakin belanja negara ini akan memberikan kontribusi kepada keseluruhan ekonomi pada kuartal I-2026.


Baca: Purbaya Mau Belanja Rp809 T di Q1-2026, Biar Ekonomi Tumbuh 6%!

Salah satu pendorong belanja pada awal tahun ini adalah belanja pemerintah pusat, yakni belanja K/L.

"Belanja pemerintah pusat melalui K/L belanjanya Rp 55,8 triliun, dibandingkan Januari 2025, baru Rp 24,4 triliun," kata Suahasil.

Dia menurutkan peningkatan belanja K/L didorong oleh belanja bantuan sosial yang mencapai Rp 9,5 triliun pada awal tahun. Angka ini naik 2 kali lipat dari tahun lalu yang hanya mencapai Rp 4,1 triliun.

"Kita yakini akan memberikan dampak kontribusi growth melalui konsumsi rumah tangga," ujar Suahasil.

Adapun, secara keseluruhan, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 131,9 triliun pada Januari 2026. Angka ini mencapai 53,3%, jauh di atas angka tahun lalu.

"Ini percepatan belanja pemerintah pusat terutama K/L untuk mendukung ekonomi," tegasnya.

Foto: Materi paparan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan konferensi Pers APBN KITA Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ Kementerian Keuangan RI)
Materi paparan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menyampaikan konferensi Pers APBN KITA Edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin (23/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/ Kementerian Keuangan RI)


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Pertama Kali Dalam Sejarah RI, PDB Per Kapita Tembus USD 5.000

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Borneo Menyerah di Tangan Dewa United
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Kepungan Militer Makin Intens, Donald Trump Pertanyakan Mengapa Iran Belum "Menyerah"
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mengenal 8 Jenis Kurma dan Manfaatnya
• 12 jam lalubeautynesia.id
thumb
Purbaya Respon Polemik DS Anaknya Jadi WNA: Dia Akan Nyesel
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
Purbaya Ungkap APBN Januari 2026 Defisit Rp 54,6 Triliun
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.