Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Aceh Tengah
Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) terus mempercepat rehabilitasi SMP Negeri 26 Takengon pascalongsor dan banjir bandang yang melanda Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Hingga Minggu, 22 Februari 2026 pagi, progres pengerjaan telah mencapai 45 persen. Percepatan dilakukan melalui pengecatan dan pembersihan lingkungan sekolah secara intensif oleh personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama prajurit Yonif TP 854/DK guna mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar mengajar segera kembali normal.
Rehabilitasi difokuskan pada enam unit gedung dengan total 10 ruangan. Fasilitas yang diperbaiki meliputi satu gedung dewan guru berisi tiga ruangan, satu gedung perpustakaan, satu mess sekolah, satu gedung dengan tiga ruang belajar siswa, serta dua gedung yang terdiri atas empat unit rumah guru.
Adapun pekerjaan yang dilakukan mencakup pengecatan dinding dengan warna dasar putih, pengecatan kusen pintu dan jendela menggunakan cat minyak warna hitam, serta penambahan kombinasi warna merah pada bagian tulang dan tiang bangunan.
Selain itu, personel juga membersihkan sisa lumpur akibat genangan air yang sebelumnya merendam area sekolah.
Dalam proses pengerjaan, sejumlah kendala masih dihadapi. Dinding bagian bawah bangunan menguning akibat terendam banjir sehingga memerlukan pengecatan berlapis. Beberapa daun jendela juga mengalami kerusakan dan harus diperbaiki.
Di samping itu, potensi genangan air berlumpur saat hujan mengharuskan pembersihan dilakukan secara berulang.
Kegiatan rehabilitasi ini menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan sarana pendidikan di wilayah terdampak bencana. Dengan perbaikan yang terus dikebut, diharapkan siswa dan tenaga pendidik dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Editor: Redaksi TVRINews




