Komisi III DPR ke Hakim Kasus ABK 2 Ton Sabu: Hukuman Mati Alternatif Terakhir

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Komisi III DPR menggelar rapat khusus terkait tuntutan hukuman mati terhadap anak buah kapal (ABK) bernama Fandi Ramadan dalam kasus 2 ton sabu. Komisi III DPR mengingatkan majelis hakim perkara tersebut bahwa pidana mati dalam KUHP baru merupakan alternatif terakhir.

"Seperti yang kita tahu, Fandi Ramadan ini adalah anak buah kapal (ABK) yang di kapalnya terdapat narkoba, lalu dia sebagai ABK dituntut hukuman mati," kata Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dalam konferensi pers usai rapat di ruang rapat Komisi III DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Habiburokhman mengatakan rapat tersebut berlangsung kuorum sehingga pengambilan keputusan dinyatakan sah. Hasil rapat akan disampaikan kepada pimpinan DPR untuk diteruskan kepada pihak terkait, termasuk Pengadilan Negeri Batam melalui Mahkamah Agung.

Baca juga: Kejati Kepri: Tuntutan Mati Fandi di Kasus 2 Ton Sabu Berdasarkan Fakta Sidang

Habiburokhman menyebut rapat menghasilkan sejumlah poin. Dia mengatakan Komisi III DPR menaruh perhatian serius atas tuntutan pidana mati terhadap Fandi Ramadan. Dia mengatakan Fandi bukan pelaku utama.

"Kami mendapatkan informasi bahwa jelas saudara Fandi Ramadan bukanlah pelaku utama, tidak mempunyai riwayat melakukan tindak pidana, dan sudah berupaya mengingatkan tentang potensi terjadinya pidana," ujarnya.




(amw/haf)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Petani Kayu Manis di Malalak Agam Keluhkan Harga Anjlok hingga Rp20 Ribu per Kilogram
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Klasemen BRI Super League: Persib Kukuh di Puncak, Unggul 3 Poin dari Persija
• 12 jam lalubola.com
thumb
Rekap Hasil Proliga 2026 Seri Bogor: Bandung BJB Tandamata Babak Belur, Tiga Tim Berebut Tiket ke Babak Final Four
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Persib Bandung Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Keras! YLBHI Kecam Brimob Tersangka Penganiayaan Pelajar di Tual, Desak Perbaikan Struktural Polri
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.