Warga Bingung Jalan di Penjaringan Tak Diperbaiki Usai Rusak Diduga karena Proyek Galian

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga dan pengendara yang melintas di Jalan Tanah Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara bingung karena jalanan tersebut tidak langsung diperbaiki usai rusak diduga akibat proyek galian.

Fandi (28) pengendara yang kerap melewati jalan tersebut mempertanyakan pihak yang melakukan pengerjaan galian karena membiarkan kerusakan di Jalan Tanah Pasir.

"Mestinya kan dibenerin lagi gitu, ya kan?" ucapnya saat ditemui Kompas.com di lokasi pada Senin (23/2/2026).

Fandi mengatakan, sebelum adanya proyek galian, kondisi jalan tersebut sebenarnya sudah dicor rapi. Namun, jalan tersebut sekarang rusak dan belum diperbaiki secara permanen.

Baca juga: Truk Pengembang Bolak-balik Angkut Tanah Merah, Warga Depok Demo karena Jalan Rusak

"Iya dulu enak (jalannya), udah jalan kayak gini (dicor). Ini jalanan kan dibongkar tengahnya habis itu enggak dibetulin," katanya.

Fandi mengaku terganggu oleh kerusakan Jalan Tanah Pasir. Ia berharap jalanan ini segara diperbaiki permanen agar tidak mengganggu para pengendara

"Ya iya (pengen dibenerin), semua juga iya. Macet juga, ya banyak lobang juga. Ya enggak enak aja dikendarainya kayak begitu," ujarnya.

Senada, Akbar (35) warga sekitar mengungkapkan, rusaknya jalan tersebut kerap menyebabkan pemotor terjatuh.

"Udah banyak makan korban soalnya di sini, apalagi emak-emak naik motor. Ya kalau mereka jatuh mau gimana? Kan bukan salah mereka, orang jalannya yang rusak," tuturnya kepada Kompas.com saat ditemui di lokasi, Senin.

Ia berpendapat penambalan dengan aspal di sebagian jalan belum cukup untuk memperbaiki kondisi jalan seperti semula.

"Kalau diaspal gini nanti bolong lagi kena ujan. Sekarang aja udah ada yang rusak lagi," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, jalan berlubang di Jalan Tanah Pasir, Penjaringan, Jakarta Utara hanya diperbaiki sebagian setelah dikeluhkan warga.

Baca juga: Viral Jalan Rusak di Area Proyek MRT Gajah Mada Bikin Ayah-Bayi Kecelakaan

Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, Senin (23/2/2026), titik yang sudah diperbaiki sepanjang 500 meter.

Bagian tengah jalan yang sebelumnya penuh lubang kini terlihat sudah ditambal menggunakan aspal berwarna hitam.

Meski demikian, sebagian titik bekas aspal sudah tidak rata dan menimbulkan genangan kecil di sepanjang jalan. Bagian tengah jalan terlihat belum ditambal aspal dan masih berantakan.

Selain itu, jalan penuh lubang dengan kondisi tidak rata dengan bagian kiri dan kanan jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kondisi jalan diperparah dengan adanya pelat besi di tengah jalan. Dua pelat besi ditaruh di tengah jalan untuk menutupi lubang yang ada di Jalan Tanah Pasir.

Di sepanjang jalan itu terdapat delapan titik yang ditaruh pelat besi. Setiap kali kendaraan melewati pelat besi tersebut, terdengar bunyi benturan besi dan membengkok menahan beban.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Anak Sekolah Minggu Tentang Kasih dan Kebaikan
• 4 jam lalutheasianparent.com
thumb
BI Perpanjang Jadwal Pemesanan Penukaran Uang, Dimulai 24 Februari 2026
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
10 Menu Buka Puasa Rendah Kalori, Berat Badan Tak Bakal Naik
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Didorong MBG, Belanja Pemerintah Tumbuh 25,7% Pada Januari 2026
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kisah Heroik Tim SAR Selamatkan Pendaki Gunung Abang Bali, Dievakuasi dari Ketinggian 1.450 mdpl
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.