IHSG Diramal Volatil, Cek Saham Jagoan Analis Pekan Ini

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Pasar saham di pekan terakhir Februari 2026 ini diperkirakan masih bergerak volatil.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal bergerak disertai sentimen negatif dan katalis positif secara beriringan. Dalam sepanjang bulan ini saja, IHSG telah menguat di 6 hari perdagangan dan melemah di 7 hari perdagangan.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan mengatakan penguatan IHSG 0,71% dalam sepekan perdagangan yang lalu menjadi sinyal bahwa pasar masih dibayang-bayangi sentimen kekhawatiran konflik geopolitik antara AS dan Iran.

"Kekhawatiran dan ketegangan geopolitik tersebut yakni Amerika yang akan segera melancarkan serangan terhadap Iran. Sementara itu, Iran dilaporkan berencana menggelar latihan angkatan laut bersama Rusia atau beberapa hari setelah sempat menutup Selat Hormuz selama beberapa jam untuk latihan militer. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan global, dengan sekitar 20% pasokan minyak dunia melewati perairan tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026).

Sementara itu, sentimen domestik Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga 4,75% juga memberikan pengaruh pada market. David melihat Bank Sentral Indonesia memang konsisten dengan fokus kebijakan saat ini, yaitu stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global.

Suku bunga ditahan karena pemerintah menilai hal itu diperlukan untuk mendukung dan mencapai target sasaran inflasi 2026 serta untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga

  • Harga Emas Menguat, Cek Target Harga Saham ANTM, BRMS & MDKA Terbaru
  • Interim Freeze MSCI, Cek Saham Konglomerat yang Layak Koleksi
  • BRPT Keluar, Intip Rekomendasi Saham Top Picks Terbaru Mirae Asset

Faktor berikutnya, David menilai langkah reformasi pasar modal yang dipaparkan BEI dan OJK kepada MSCI, seperti pembukaan data 28 kelompok investor hingga target kenaikan free float minimum 15% menjadi sinyal positif yang sangat dinantikan pelaku pasar untuk memulihkan kredibilitas dan investability bursa di mata dunia.

"Jika transparansi kepemilikan saham di atas 1% berhasil diimplementasikan dengan tegas, kepercayaan investor asing diprediksi akan kembali pulih," ujarnya.

Dengan sejumlah sentimen yang ada tersebut, IPOT memperkirakan IHSG dalam pekan ini, 23-27 Februari 2026, akan berada di rentang support 8.200 dan resistance 8.400.

Di tengah situasi pasar yang bergejolak ini, David merekomendasikan sejumlah saham, yaitu saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) dengan target harga Rp3.300 dan stop loss di Rp2.990.

"Emiten ini menarik karena volume penjualan semen tumbuh 11% pada Januari 2026 dan secara teknikal keluar dari area konsolidasi," jelasnya.

Kedua, David juga merekomendasikan buy saham PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) dengan target harga Rp2.000 dan stop loss di Rp1.710. David menilai saham ini layak dibeli karena komoditas emas saat ini kembali ke level US$5.100 per ounce.

Ketiga, rekomendasi buy on breakout saham PT BFI Finance Tbk. (BFIN) dengan target harga Rp1.695 dan stop loss di Rp1.510. Menurut David, BFIN layak buy karena berencana melakukan buyback hingga 100 miliar dan ada potensi untuk breakout.

Selain saham, David juga merekomendasikan beli untuk produk reksa dana saham premier ETF Perfindo i-Grade (XIPI). Menurutnya, momentum saat ini pas seiring dengan keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan BI Rate di 4,75%.

"BI menekankan bahwa ruang bagi pemangkasan suku bunga tetap terbatas hingga tekanan eksternal mereda dan sentimen pasar lebih kondusif. Berdasarkan teknikalnya, Pefindo i-Grade berpotensi melanjutkan penguatannya," tandasnya.

____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Ingatkan Pidana Mati Hukuman Alternatif Kasus Sabu 2 Ton Seret ABK
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Serangan Mandul, Ini Alasan Madrid Dipermalukan Osasuna yang Super Efektif
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengupas Lingkar Manfaat Program Makan Bergizi Gratis
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Suasana Samsat Semarang di Tengah Kenaikan Pajak
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Amsterdam: 7 Save Spektakuler, Langsung Jadi Kiper Nomor 1?
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.