Jalan Berlubang di Pasar Kemis Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Khawatir Jatuh Korban Lagi

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga karena dipenuhi lubang dan tak kunjung diperbaiki. 

Padahal, jalanan tersebut merupakan jalur aktif yang sering dilewati warga setiap hari. 

Risma (bukan nama sebenarnya), warga yang sehari-hari melintasi jalur tersebut, mengatakan, kerusakan terjadi hampir di sepanjang ruas dari exit Tol Cikupa hingga Rajeg.

"Sangat parah banget ya untuk kondisi sekarang ini tapi belum ada tindakan pasti dari pemerintah. Padahal kemarin sudah memakan korban juga ya," ujar Risma saat dihubungi Kompas.com, Senin.

Risma mengatakan, kendaraannya jadi cepat rusak karena setiap hari harus melewati jalanan berlubang itu.

Baca juga: Warga Cegat 6 Truk Developer yang Diduga Sebabkan Jalan Rusak di Depok

"Semuanya jalanan rusak, kita mau ambil jalan kiri rusak, jalan kanan juga rusak," kata dia.

"Terus terang aja ya, saya itu ngontrak di Taman Raya, Rajeg dan orangtua saya itu di Karawaci. Dari Taman Raya sampai Karawaci itu benar-benar enggak ada jalan yang mulus menurut saya," lanjut dia.

Risma mengaku telah berupaya mencari jalur alternatif untuk menghindari jalan berlubang saat berkendara. Namun, menurutnya, jalan di sekitar Rajeg hampir seluruhnya berlubang. 

"Jalanan yang aku lewatin rusak semua, udah coba cari jalur pintas tapi memang kondisinya rusak," kata dia.

Sementara itu, Feri (29), warga Pasar Kemis lainnya, mengatakan, kerusakan jalan belakangan kian membahayakan warga. Kerusakan jalan disebut semakin parah karena sering dilewati oleh truk besar, bahkan pada jam sibuk.

"Kemarin itu sempat mereka perbaiki setelah viral tapi perbaikan itu cuma ada di beberapa titik aja, enggak seluruhnya," kata Feri.

"Fakta di lapangan hari ini masih banyak yang rusak, masih banyak jalanan yang bolong-bolong, bahkan di titik terakhir, yang di depan Cing Luh itu, masih kelihatan jalanan yang rusak," lanjut dia.

Feri mengatakan, lubang-lubang itu memiliki kedalaman bervariasi, dari sekitar 5 sentimeter (cm) hingga 15 cm.

“Itu dalam banget dan dibiarkan. Banyak juga jalan yang pecah-pecah di tengah, bikin motor goyang,” kata dia.

Baca juga: Truk Pengembang Bolak-balik Angkut Tanah Merah, Warga Depok Demo karena Jalan Rusak

Selain kondisi jalan, warga juga menyoroti operasional truk besar yang melintas hampir setiap hari. Mereka meminta pembatasan jam operasional kendaraan berat untuk meminimalisasi risiko kecelakaan.

“Harusnya jam operasional truk diperketat. Kebanyakan kecelakaan itu antara motor dan truk tronton,” jelas Feri.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh dan tidak menunggu korban jiwa kembali berjatuhan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Harapan kami segera ditindaklanjuti dan diseriusin. Jangan nunggu korban berikutnya,” kata Risma.

Sementara itu, Kompas.com telah berupaya menghubungi Bupati Kabupaten Tangerang, Maeysal Rasyid, meminta konfirmasi terkait hal ini. Namun hingga kini belum ada tanggapan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapan THR ASN Cair? Purbaya: Nanti Diumumkan Presiden
• 16 menit lalukatadata.co.id
thumb
Diplomasi Digital Pemuda, 25 Negara Pecahkan Krisis Iklim, AI dan Keamanan
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Raffi Ahmad Jenguk Anak Kedua Irwansyah dan Zaskia Sungkar, Sebut Baby Boy Lahir di Bulan Ramadan Penuh Berkah
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Keras! YLBHI Kecam Brimob Tersangka Penganiayaan Pelajar di Tual, Desak Perbaikan Struktural Polri
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Purbaya Blacklist Suami Istri Viral LPDP dari Instansi Pemerintah
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.