Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyatakan kesiapan penuh jelang tampil di All England Open Badminton Championships 2026 yang akan digelar 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris.
Fajar mengungkapkan persiapan sudah dilakukan secara maksimal sejak usai Indonesia Masters. Dengan jeda sekitar satu bulan tanpa gangguan turnamen lain, keduanya fokus membenahi fisik dan teknik.
“Persiapannya sudah maksimal. Sekarang tinggal bagaimana menjaga kondisi dan fokus saat hari pertandingan,” ujar Fajar ketika ditemui wartawan termasuk tvrinews.com di Pelatnas Cipayung PBSI, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.
Pasangan ini akan berangkat lebih awal ke Inggris guna beradaptasi dengan cuaca dan kondisi lapangan.
Menurut Fajar, perbedaan suhu antara Indonesia dan Eropa cukup signifikan dan dapat memengaruhi kondisi tubuh. Selain itu, adaptasi terhadap karakter shuttlecock dan atmosfer pertandingan juga menjadi perhatian.
“Kami bisa latihan beberapa hari di sana untuk menyesuaikan kondisi. Perbedaan Asia dan Eropa lumayan jauh,” kata Fajar.
Menjelang keberangkatan, Fajar/Fikri juga menjalani ibadah puasa. Namun, keduanya tetap memprioritaskan kondisi fisik mengingat padatnya agenda pertandingan.
Fikri menyebut mereka sempat mendapat kesempatan libur sehari untuk bertemu keluarga sebelum kembali menjalani latihan di pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
“Untuk saya pribadi, kemungkinan tidak berpuasa saat pertandingan karena harus menjaga kondisi. Nanti bisa diganti di hari lain,” ucap Fikri.
Fajar/Fikri menjadi salah satu pasangan yang diandalkan PBSI untuk meraih gelar. Menanggapi hal tersebut, Fajar menegaskan target juara tidak dijadikan beban, melainkan motivasi tambahan.
“Kami pernah berada di posisi ini. Jadi jangan dijadikan beban, tapi motivasi untuk menampilkan yang terbaik. Mudah-mudahan bisa juara lagi,” kata Fajar.
Senada dengan Fajar, Fikri menyebut target dari pelatih dan federasi menjadi dorongan untuk tampil lebih percaya diri.
"Itu jadi acuan untuk kita berdua untuk lebih semangat, lebih percaya diri bahwa kita dipercaya untuk bisa mengambil target," tutur Fikri.
Menyoal rival utama, Fajar menilai pasangan nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, sebagai lawan tangguh. Keduanya tampil konsisten dan mampu mempertahankan gelar di sejumlah turnamen besar, termasuk All England edisi sebelumnya.
Meski begitu, Fajar menegaskan persaingan di sektor ganda putra kini semakin merata.
“Bukan cuma Kim/Seo. Pasangan lain juga sudah merata. Siapa pun lawannya, kami ingin menampilkan yang terbaik,” ujarnya.
All England 2026 menjadi momentum penting bagi Fajar/Fikri untuk kembali bersaing di level tertinggi dan membuktikan kapasitas sebagai salah satu ganda putra terbaik Indonesia di panggung dunia.
Editor: Redaktur TVRINews





