Bea Cukai Tindak 249 Juta Batang Rokok Ilegal di Awal Tahun 2026

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan bahwa penindakan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) terhadap peredaran rokok ilegal, atau rokok dengan pita cukai bermasalah, mencatatkan capaian signifikan pada Januari 2026.

Dalam konferensi pers APBN Kita, Senin 23 Februari 2026, Suahasil menyebut jumlah rokok ilegal yang berhasil ditindak pada bulan lalu mencapai 249 juta batang. Angka ini melonjak tajam 295,9 persen dibanding capaian 63 juta batang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Di Januari 2026 ini meningkat menjadi 249 juta rokok ilegal yang ditangkap oleh Bea Cukai. Dan tentu ini adalah soliditas Bea Cukai yang kita harapkan akan berlangsung terus ke depan,” ujar Suahasil.

Secara rinci, jumlah tersebut berasal dari 1.243 aksi penindakan yang dilakukan DJBC sepanjang Januari. Angka penindakan ini meningkat 53,8 persen jika dibandingkan dengan 808 penindakan pada Januari 2025.

Suahasil menjelaskan bahwa lonjakan jumlah batang rokok ilegal tersebut antara lain didorong oleh penggerebekan gudang rokok ilegal di Pekanbaru, Riau. Dalam operasi tersebut, DJBC bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya hingga berhasil menemukan gudang dan melakukan penindakan skala besar.

"Kami kemudian dapat menemukan gudang ini dan melakukan penangkapan, penindakan yang sangat besar di gudang tersebut,” kata Suahasil.

Selain fokus pada rokok ilegal, penindakan terhadap narkotika juga dilaporkan meningkat. Jika pada Januari 2025 barang bukti yang ditindak sekitar 0,1 ton, maka pada Januari 2026 jumlahnya naik lebih dari dua kali lipat menjadi 0,21 ton.

Suahasil menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kinerja tim DJBC baru yang dilantik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang terus mengoptimalkan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.

"Kita berharap ini berlangsung terus ke depan sehingga kita makin baik dalam pengawasan maupun pengumpulan penerimaan negara," tegasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komitmen Pendanaan Lemah, Transportasi Publik Kian Terabaikan
• 10 jam lalukompas.id
thumb
[FULL] Ramadan di Masjid Sunda Kelapa: Dari Minuman Segar hingga Sate Padang
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Rumah di Serang Tersambar Petir hingga Terbakar, Pemilik Terpental
• 10 jam laludetik.com
thumb
Penyaluran Bansos PKH dan Sembako Tembus Rp15 T di Awal Ramadan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aswan di Mesir Catat Lonjakan Wisatawan Musim Dingin, Tur Sungai Nil Jadi Daya Tarik Utama
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.