Strategi TikTok Shop by Tokopedia Sukses Ubah Konten Jadi Penjualan di Momentum Ramadhan

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pertumbuhan nilai transaksi dan posisi pertama Brand Buku Anak di TikTok Shop by Tokopedia, tentunya menjadi suatu pencapaian yang membanggakan termasuk bagi Ziyadbooks. Namun lebih dari itu, kisah Ziyadbooks menunjukkan bahwa pertumbuhan terbaik datang ketika brand benar-benar memahami momen.

Chief Marketing Officer Ziyadbooks, Helmi Rian menjelaskan, strategi yang digunakan pihaknya untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengubah konten menjadi penjualan, khususnya di momentum Ramadhan kali ini.

Baca Juga :
Pramono Jamin Tak Ada Kelangkaan Daging Sapi hingga Lebaran, Stok di Jakarta Capai 1.000 Ton
Lepas Titel ‘Artis Ramadhan’, Zaskia Adya Mecca Tegas Tolak Semua Tawaran Kerja di Bulan Puasa

"Ziyadbooks menyusun strategi yang jelas dan terukur, dengan memaksimalkan ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop selama Ramadhan," kata Helmi dalam keterangannya, Senin, 23 Februari 2026.

TikTok Shop resmi gabung dengan Tokopedia.
Photo :
  • Istimewa

Dia mengaku, pihaknya membangun kepercayaan pembeli lewat konten kolaborasi dengan affiliate content creator. Wajah affiliate content creator terlihat langsung saat membacakan buku di tengah promosi, sehingga rekomendasi terasa lebih meyakinkan.

Saat orang tua melihat figur yang bisa dipercaya, keputusan membeli terjadi lebih cepat. Hasilnya, penjualan Ziyadbooks naik 38 persen, dan 93 persen transaksi berasal dari affiliate content creator dengan peningkatan aset konten 70 persen. Artinya, konten telah berhasil menjadi penggerak utama penjualan.

“Keterbukaan informasi membuat orang tua makin selektif memilih produk untuk anak mereka, maka kami hadir bukan hanya untuk menjual buku, tetapi menjadi mitra terpercaya bagi keluarga Indonesia dalam membangun kebiasaan baik, khususnya di momen spesial seperti Ramadhan," ujar Helmi.

Menurutnya, kolaborasi dengan affiliate content creator dilakukan secara berlapis dari kreator skala menengah hingga besar, sehingga memperluas jangkauan audiens sekaligus memperkaya cerita yang disampaikan.

Di bulan Ramadhan, lanjut Helmi, konten dibuat serelevan mungkin agar lebih mudah diterima. Melengkapi promosi bersama affiliate content creator, Ziyadbooks juga menghadirkan paket bundel tematik Ramadhan, paket buku terlaris yang dikemas dengan pesan manfaat membaca yang kuat.

"Strategi ini tidak hanya meningkatkan daya tarik, tetapi juga mendorong penjualan," ujarnya.

Untuk memperkuat performa di tengah persaingan Ramadhan yang sangat ketat, Ziyadbooks mengalokasikan 20 persen dari total nilai transaksi untuk beriklan otomatis melalui fitur GMV Max Tokopedia dan TikTok Shop, dengan optimalisasi aktif di minggu pertama kampanye guna memastikan hasil yang maksimal.

Baca Juga :
Saat Maghrib Tiba, Muazin Sebaiknya Azan atau Buka Puasa?
Sikap Toleransi Robin van Persie, Feyenoord Beri Kelonggaran untuk Pemain yang Berpuasa di Bulan Ramadhan
Kurma dan Alpukat Ternyata Kombinasi Baik untuk Energi saat Berbuka Puasa

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Meksiko Minta Warga Tetap Tenang usai Kematian Bos Kartel ‘El Mencho’
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bojan Hodak Buka Suara soal Sulitnya Kalahkan Persita & Gol yang Dianulir
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Penumpang Tewas Imbas Jalan Rusak di Pandeglang, Pengemudi Ojek Ajukan RJ
• 5 jam laludetik.com
thumb
Polda Banten Bantah Tukang Ojek di Pandeglang Tersangka: Masih Penyelidikan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal BRI Super League Padat Selama Ramadan: Awas! Ancaman Black Out Seperti Pemain Persijap
• 11 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.