Pembangunan Huntap di Tapanuli Terus Berjalan, Kerangka Rumah dan Batu Bata Tersusun Rapi

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita

Suara.com - Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, agar masyarakat terdampak bisa segera berpindah dari pengungsian dan menempati hunian yang layak.

Percepatan tersebut salah satunya terlihat di dua kabupaten terdampak di Sumatra Utara, yakni Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, di mana progres pembangunan menunjukkan perkembangan signifikan.

Di Tapanuli Selatan, pembangunan huntap dipusatkan di lahan PTPN IV serta Desa Sigala-Gala, Kecamatan Batang Toru.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026), rumah-rumah tampak berjajar rapi membentuk blok-blok permukiman di lahan PTPN IV. Kerangka bangunan dan dinding telah terpasang dengan rapi, meski belum dilengkapi pintu dan jendela.

Desa Sigala-gala Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel (5ha) 227 unit (Dok: Bakom 2026)

Para petugas juga terlihat bekerja tanpa henti melanjutkan pembangunan hunian yang ditargetkan mencapai 272 unit. Selain membangun rumah, mereka juga menyiapkan infrastruktur pendukung seperti saluran drainase.

Wujud fisik huntap juga semakin terlihat jelas di desa Sigala-gala, di mana pemerintah berencana membangun 272 unit huntap di atas lahan seluas 5 hektare. Tumpukan batu bata terlihat sudah membentuk dinding-dinding bagi sebagian rumah di lokasi tersebut. Sementara itu, di sudut lain, para petugas terpantau terus menyusun batu bata agar pembangunan dinding bagi rumah-rumah lainnya segera rampung.

Sementara itu, di Tapanuli Utara, pembangunan huntap difokuskan di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting. Saat ini, para petugas tengah memasang kusen pintu dan jendela dengan progres mencapai 60 persen.

PTPN IV Regional 1, Afdeling I Desa Perkebunan Hapesong, Kec. Batang Toru, Kab. Tapanuli Selatan (Dok: Bakom 2026)

Pembangunan huntap adalah salah satu upaya pemerintah untuk memulihkan wilayah terdampak bencana di fase rekonstruksi dan rehabilitasi. Seluruh proses pembangunan huntap dilakukan melalui kerja terpadu antara BNPB, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah daerah, serta dukungan aktif personel TNI dalam pengerjaan fisik dan distribusi material.

Pemerintah berencana untuk membangun 15.719 huntap di wilayah terdampak bencana di Sumatra, yakni 3.657 unit di Sumatra Barat, 3.462 unit di Sumatra Utara, dan 8.600 unit di Aceh.***

Baca Juga: TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai Rawit Melonjak, Pemerintah Pasok Pasar
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 WIlayah Jakarta Senin 23 Februari 2026
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Apakah Boleh Sholawat Nabi Tidak pakai Sayyidina? Syekh Ali Jaber Menjawab
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Tesis Bukan Formalitas, Magister Informatika UNM Langsung Uji Solusi Nyata
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Main di Film Gak Ada Matinya!, Fedi Nuril: Ingin Menggeser Para Komika
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.