REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — UEFA menjatuhkan skorsing sementara kepada winger Benfica, Gianluca Prestianni, menyusul dugaan perilaku diskriminatif dalam duel leg pertama play-off Liga Champions UEFA kontra Real Madrid.
Sanksi itu membuat Prestianni dipastikan absen pada leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (25/2/2026) waktu setempat. Real Madrid untuk sementara unggul agregat 1-0 usai menang tipis di Lisbon.
Baca Juga
UEFA Selidiki Dugaan Hinaan Prestianni ke Vinícius, Benfica Pasang Badan
Dugaan Rasisme Warnai Gol Indah Vinicius dalam Kemenangan Tipis Madrid Atas Benfica
Playoff Liga Champions: Real Madrid Tantang Benfica dan Derbi Prancis
UEFA menyebut skorsing tersebut bersifat sementara sambil menunggu hasil penyelidikan lanjutan. Badan sepak bola Eropa itu telah menunjuk Inspektur Etika dan Disiplin guna mendalami tuduhan hinaan rasial yang diarahkan kepada penyerang Madrid, Vinicius Junior.
“Ini tanpa mengurangi keputusan apa pun yang mungkin dibuat oleh badan disiplin UEFA setelah selesainya penyelidikan,” demikian pernyataan resmi UEFA.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sempat terhenti
Pertandingan leg pertama sempat dihentikan sekitar 11 menit tak lama setelah Vinicius mencetak gol pembuka di awal babak kedua. Wasit Francois Letexier mengaktifkan protokol anti-rasisme FIFA setelah situasi memanas.
Rekaman siaran televisi memperlihatkan Prestianni beberapa kali menutup mulutnya dengan jersey sebelum melontarkan komentar yang ditafsirkan Vinicius dan rekan setimnya sebagai hinaan rasial. Penyerang Madrid lainnya, Kylian Mbappe, tampak langsung bereaksi keras. Gelandang Aurelien Tchouameni juga mengaku mendengar komentar serupa.