Legislator Ngaku Dapat Komplain Warga soal Proyek Flyover Latumenten Bikin Macet Parah

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth geram melihat kemacetan yang terjadi pada proyek pembangunan Flyover Latumenten di Grogol, Jakarta Barat. Dia menyebut, warga sering mengeluh akibat kemacetan tersebut.

Kenneth pun langsung melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke lokasi setelah mendapatkan sejumlah laporan warga mengenai kemacetan. Pasalnya, terjadi sebuah penyempitan jalan hingga menyebabkan kemacetan.

Baca Juga :
Seorang Pria Ditangkap di Parkiran Alfamart Kebon Jeruk Jakbar, Ternyata Simpan 18 Kg Ganja
Paspampres Bantah Keterlibatan Anggotanya jadi Pelaku Penganiayaan Ojol di Jakbar

"Banyak warga komplain ke saya. Proses pembangunan ini bikin macet luar biasa karena ada penyempitan jalan," ujar Kenneth dalam keterangannya, Senin, 23 Februari 2026.

Dari situ, ia mendapati bahwa Jalan Latumenten yang semula memiliki tiga lajur, kini menyempit drastis menjadi hanya satu lajur aktif. 

Penyempitan ekstrem ini yang membuat antrean kendaraan mengular, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Kenneth juga menyoroti keberadaan angkot JakLingko yang berhenti tepat setelah perlintasan kereta api. Menurutnya, titik berhenti tersebut berada di lokasi yang sangat rawan penumpukan kendaraan.

"Angkot berhenti persis setelah perlintasan kereta. Ini memperparah kemacetan. Harusnya titik berhenti digeser sedikit ke depan setelah posisi bottleneck, supaya arus kendaraan tetap bergerak," kata dia.

Bahkan, kemacetan semakin jelas karena masih terdapat truk kontainer dan bus berukuran besar di ruas jalan yang kini menyempit. Dia menilai, selama proyek berlangsung, kendaraan besar seharusnya dialihkan ke jalur alternatif guna mengurangi beban lalu lintas.

"Truk kontainer dan bus besar masih lewat sini. Dengan kondisi tinggal satu lajur, ini jelas tidak ideal. Saya minta Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera cari solusi konkret," tuturnya. 

Kenneth menegaskan proyek strategis tidak boleh mengorbankan kenyamanan dan keselamatan warga.

"Kita semua mendukung pembangunan Flyover Latumenten ini karena tujuannya baik, untuk mengurai kemacetan akibat perlintasan kereta. Tapi jangan sampai prosesnya justru menyengsarakan masyarakat setiap hari. Harus ada pengaturan lalu lintas yang lebih tegas, pengawasan di lapangan yang konsisten, dan solusi cepat untuk kendaraan besar maupun titik berhenti angkot," ucap dia.

Kenneth. juga meminta Dinas Perhubungan bergerak cepat dan tidak menunggu masalah berlarut-larut. 

Baca Juga :
Tegur Tetangga Main Drum, Pria di Cengkareng Berakhir Dipiting dan Ditendang
Banjir Rendam 20 RT dan 5 Ruas Jalan di Jakarta, Air Capai 1,5 Meter
Begal Payudara ABG di Jakbar Ditangkap, Pengakuan Keduanya Bikin Miris

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persib Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League, Eliano Reijnders Jaga Asa Hingga Akhir Musim
• 10 jam lalubola.com
thumb
Di Sidang Dewan HAM PBB, Menlu Singgung Makan Begizi dan Layanan Kesehatan
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Hina Suku Dayak, Rizky Kabah Divonis 2 Tahun Bui-Denda Rp 50 Juta
• 4 jam laludetik.com
thumb
Instruksi Kepala BGN: Selama Ramadan SPPG Dilarang Beri Paket MBG dengan Sistem Bundling
• 14 jam laludisway.id
thumb
Purbaya Ungkap Dana THR ASN 2026 Sudah Siap Dicairkan, Pekan Depan?
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.