India Gabung Amerika, Ramai-ramai Bersatu Melawan China

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kunjungan Trump ke India (AP Photo/Aijaz Rahi)

Jakarta, CNBC Indonesia - India resmi bergabung dalam kerangka kerja sama teknologi yang dipimpin Amerika Serikat (AS), Pax Silica.

Ini menjadi langkah baru negara-negara sekutu Washington dalam melawan dominasi China di sektor semikonduktor dan manufaktur canggih.


Langkah ini menempatkan India sejajar dengan Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan Israel dalam satu blok teknologi strategis yang bertujuan membangun rantai pasok aman dan mengurangi ketergantungan pada pusat produksi yang selama ini didominasi Beijing.

Inisiatif Pax Silica difokuskan pada desain dan fabrikasi semikonduktor, riset teknologi mutakhir, serta penguatan ketahanan rantai pasok global.

Pilihan Redaksi
  • Kronologi Huru-Hara Tarif Trump: dari Hari Pembebasan - Dibatalkan MA
  • Berkah Terselubung Perjanjian Dagang Indonesia-Amerika Serikat
  • China Digencet, Trump Siapkan Pasukan Khusus di Banyak Negara

Di tengah masalah geopolitik antara Washington dan Beijing, kerja sama ini dinilai sebagai respons kolektif negara-negara demokrasi untuk mengamankan teknologi strategis.

"Pax Silica akan menjadi kelompok negara-negara yang percaya bahwa teknologi harus memberdayakan masyarakat bebas dan pasar bebas. Masuknya India ke Pax Silica bukan sekadar simbolis. Ini strategis, ini esensial," kata Duta Besar AS Sergio Gor, dikutip dari APNews, Senin (23/2/2026).

Keputusan India juga menjadi sinyal membaiknya hubungan dengan Washington setelah sebelumnya sempat terjadi ketegangan akibat pembelian minyak Rusia oleh New Delhi.

Presiden Donald Trump bahkan mengumumkan penurunan tarif impor terhadap India dari 25% menjadi 18%, serta mencabut tambahan bea 25% setelah Perdana Menteri Narendra Modi sepakat menghentikan impor minyak mentah Rusia.

Kombinasi konsesi dagang dan kolaborasi teknologi ini menunjukkan konvergensi strategis yang lebih luas, mencakup perdagangan, teknologi, hingga pertahanan.

Bagi AS, India kini diposisikan sebagai mitra kunci di kawasan Indo-Pasifik dalam upaya menyeimbangkan pengaruh China.

"Dari kesepakatan perdagangan hingga Pax Silica hingga kerja sama pertahanan, potensi bagi kedua negara kita untuk bekerja sama benar-benar tanpa batas," ujar Gor.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: India & Prancis Perkuat Hubungan Melalui Teknologi-Perdagangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dankorbrimob Akhirnya Buka Suara soal Anggota yang Diduga Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Transjakarta Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan Korban Luka Imbas Kecelakaan Dua Bus
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Pramono Bakal Dalami Izin Krematorium di Kalideres yang Diprotes Warga
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kecelakaan di Jember, Minibus Oleng Tabrak Penjual Nasi Goreng Hingga Tewas
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Meroket! Harga Daging Sapi di Bandung Naik Jadi Rp160 Ribu per Kilogram | KOMPAS SIANG
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.