JEMBER, KOMPAS.TV - Memasuki bulan Ramadan, permintaan es batu kristal di Kabupaten Jember, Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan. Hal ini berdampak langsung pada lonjakan produksi yang kini mencapai dua kali lipat dibanding hari biasa.
Salah satu rumah produksi es batu kristal yang berlokasi di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, mencatat produksi harian meningkat dari sebelumnya sekitar 8 ton menjadi hingga 16 ton per hari.
Pemilik rumah produksi, Erwin Zulkarnaen mengatakan lonjakan ini terjadi karena meningkatnya kebutuhan masyarakat memasuki bulan Ramadan. Tak heran, memasuki bulan Ramadan berbagai wilayah dipenuhi dengan berbagai pedagang yang menyediakan takjil sebagai kudapan jelang waktu berbuka.
Baca Juga: Es Batu Kristal Laku Keras saat Ramadan, Omzet Penjualan hingga 2 Kali Lipat | SAPA PAGI
"Kristal selama bulan Ramadan ya sangat signifikan naiknya. Bisa bisa sampai 12 kali lipat atau lebih," ujar Erwin Zulkarnaen, Pemilik Rumah Produksi Es Batu Kristal dikutip dari YouTube KompasTV, Senin (23).
Bahkan tidak hanya bersal dari Jember saja yang mengalami kenaikan, sejumlah wilayah sekitar juga mengalami hal yang sama seperti Bondowoso, Situbondo, hingga Lumajang.
Dari yang produksi 8 ton per hari, kini meningkat hingga mencapai 16 ton seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pedagang takjil. Jika mengacu pada harga jual eceran, es batu dijual dengan kisaran Rp6.000 tergantung jumlah dan kebutuhan konsumen.
Dengan meningkatnya produksi, para pelaku usaha berharap momentum Ramadan ini dapat terus mendongkrak penjualan sekaligus memberikan keuntungan lebih bagi usaha mereka.





