Dua bus Transjakarta Koridor 13 (Puri Beta-Petukangan) mengalami tabrakan di ruas jalan layang Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2) pagi. Sebanyak 24 orang mengalami luka-luka.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menjelaskan kronologi kecelakaan itu berawal saat dua bus yang dikemudikan oleh pengemudi berinisial Y dan AS melaju di jalurnya masing-masing.
"Sopir Y pengemudi TJ Bianglala B 7136 SGA dari arah Kebayoran-Cipulir, kemudian AS pengemudi TJ Mayasari Bhakti arah Cipulir-Kebayoran B 7353 TGC," kata Ojo seperti yang dikutip dari Antara.
Dia mengatakan sopir berinisial Y mengaku tertidur saat mengemudi, sehingga kendaraannya masuk ke jalur yang berlawanan dan mengakibatkan tabrakan atau adu banteng.
Akibat insiden tersebut sebanyak 24 orang penumpang mengalami luka-luka yang berasal dari bus yang dikemudikan AS dari Cipulir-Kebayoran. Sementara bus yang dikemudikan Y tidak membawa penumpang.
Para korban selanjutnya dibawa ke RS Bakti Mulya Slipi untuk menjalani perawatan. Dua orang di antaranya mengalami patah tulang dan dirawat di RS Sari Asih Ciledug.




