Jangan Asal Ngopi saat Puasa, Ahli Gizi Ungkap Dampaknya ke Tubuh

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Foto Ilustrasi. Waspada efek kafein dalam kopi saat puasa, profesor ahli kesehatan ingatkan risiko dehidrasi di Ramadan. (Sumber: Freepik)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bulan Ramadan identik dengan perubahan pola makan dan minum. Namun, kebiasaan menyeruput kopi atau teh saat sahur dan berbuka ternyata perlu dicermati lebih dalam, terutama dari sisi kesehatan.

Guru Besar bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS, mengingatkan, kandungan kafein dalam kopi maupun teh memiliki efek diuretik, yakni merangsang ginjal untuk lebih sering mengeluarkan urine.

“Yang pertama kopi itu bersifat diuretik sehingga orang yang minum kopi akan lebih banyak mengeluarkan cairan via urine, teh itu juga mengandung kafein tetapi mungkin tidak setinggi kopi sehingga dampaknya terhadap sifat diuretik itu tidak sehebat seseorang minum kopi,” kata Ali kepada Antara, Senin (23/2/2026).

Efek ini, menurutnya, patut menjadi pertimbangan serius saat menjalani puasa.

Baca Juga: Pramono Sebut Kecelakaan Bus Transjakarta di Cipulir karena Human Error: Sopir Mungkin Kurang Tidur

Risiko Dehidrasi dan Gangguan Tidur saat Puasa

Ali menegaskan, konsumsi kopi atau teh selama Ramadan sebenarnya tidak otomatis membahayakan kesehatan secara umum. Namun, efek diuretik dari kafein bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan.

Dalam kondisi berpuasa, ketika asupan cairan terbatas pada waktu sahur dan berbuka, kehilangan cairan berlebih dapat memicu rasa lemas akibat kurang hidrasi. Dampaknya bisa terasa lebih berat dibanding hari-hari biasa.

Tak hanya itu, kafein juga dikenal memiliki efek stimulan yang membuat seseorang tetap terjaga. Jika dikonsumsi pada malam hari, terutama setelah berbuka, efek ini berpotensi mengganggu siklus tidur. Akibatnya, pola istirahat menjadi tidak ideal selama Ramadan.

Aspek lain yang kerap luput dari perhatian adalah tambahan gula dalam kopi atau teh. Kebiasaan menambahkan gula dalam jumlah cukup banyak dapat meningkatkan asupan gula tambahan harian, yang pada akhirnya berisiko terhadap kesehatan jika tidak dikontrol.

Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • puasa
  • ramadan
  • gangguan tidur
  • ramadan 2026
  • kafein
  • dehidrasi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inara Rusli Gak Keberatan Dibilang Rebut Suami Orang
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Tesis Bukan Formalitas, Magister Informatika UNM Langsung Uji Solusi Nyata
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
3 Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat, Wakapolres Donggala: Mereka Tak Layak Lagi Jadi Anggota Polri
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Syngenta Luncurkan Komunitas PUTRI Petani MAJU Untuk Dukung Pemberdayaan Perempuan
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara-Arm di London untuk Industri Semikonduktor
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.