JAKARTA, KOMPASTV - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin memastikan jalur kereta di Poris kembali normal dalam waktu delapan jam usai insiden temperan antara kereta bandara dan truk trailer.
Bobby menjelaskan proses pemulihan berlangsung kompleks karena melibatkan evakuasi kendaraan berat, penanganan rangkaian yang anjlok, perbaikan rel, serta pemulihan jaringan listrik aliran atas (LAA) yang roboh.
Meski demikian, seluruh tim teknis bergerak cepat sehingga operasional dapat kembali berjalan pada siang hari.
Ia menegaskan, KAI akan memperkuat sistem pencegahan di perlintasan sebidang, termasuk integrasi peringatan kepada penjaga perlintasan, pusat kendali, hingga masinis, terutama menjelang masa angkutan Lebaran.
Lebih lanjut menjelang periode mudik Lebaran, KAI melakukan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa.
Di sisi lain, KAI mengungkapkan, jumlah penumpang KRL Jabodetabek kini mencapai 1,3 juta orang per hari, naik signifikan dari sekitar 900 ribu sebelum pandemi.
Untuk mengurangi kepadatan, KAI menambah rangkaian baru, memperpanjang peron di sejumlah stasiun seperti Bogor, serta meningkatkan kapasitas listrik dan persinyalan di jalur Rangkasbitung. Hingga tahun depan, total 35 rangkaian baru ditargetkan beroperasi.
KAI menargetkan layanan komuter Jabodetabek mampu melayani hingga 2 juta penumpang per hari dengan tingkat kenyamanan yang lebih baik.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Galih
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- dirut KAI
- kereta indonesia




