Tanggapi Penerima LPDP Yang Viral, Menkeu Purbaya Minta Kembalikan Dana dan Bunganya

narasi.tv
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah mengonfirmasi bahwa suami dari alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bernama Dwi Sasetyaningtyas, yang baru-baru ini menjadi viral, telah setuju untuk mengembalikan dana pendidikan yang diterima.

"Bosnya LPDP sudah berbicara dengan suami yang bersangkutan. Dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai dari LPDP." kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Tidak hanya itu bendahara negara itu juga menekankan bahwa pengembalian tersebut termasuk bunga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Jadi termasuk bunganya loh. Uang LPDP kan kalau saya taruh uang itu di bank, ya kan ada bunganya, kan dengan treatment yang fair,”" ujar Purbaya.

Purbaya juga menegaskan jika dana LPDP berasal dari pajak masyarakat serta sebagian dari utang negara yang dialokasikan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Itu uang dari pajak dan sebagian dari utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk menghina negara ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu," katanya menambahkan.

Blacklist Tak Lagi Bisa Bekerja di Pemerintahan

Tidak hanya mengembalikan dana LPDP yang diterima dan juga bunganya, Purbaya akan memasukkan AP (Suami DS) ke dalam daftar hitam sehingga dia tidak bisa berkarier di pemerintahan. Purbaya memastikan AP juga akan menerima sanksi lain lantaran dianggap menghina Indonesia.

“Nanti saya akan blacklist dia. Di seluruh pemerintahan enggak akan bisa masuk,” kata Purbaya.

Respon ini berawal dari unggahan DS di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam video tersebut, alumni LPDP itu memperlihatkan paspor Inggris milik anak keduanya yang baru memperoleh kewarganegaraan Inggris.

“Aku tahu dunia terlihat enggak adil. Tapi cukup aku saja yang WNI (warga negara Indonesia), anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” kata Dwi dalam rekaman video yang beredar di media sosial.

Setelah viral dan memicu reaksi warganet, DS menghapus video yang ia unggah namun sayangnya video itu sudah terlanjur beredar luas dan menjadi perbincangan publik.

Dalam kesempatan yang sama Menkeu Purbaya menilai sikap itu merupakan penghinaan terhadap Indonesia. Apalagi DS dan suaminya mendapatkan beasiswa yang berasal dari pajak masyarakat.

"Teman-teman ada yang ngeledek, termasuk ada yang kemarin tuh, yang dibilang anaknya jangan warga negara Indonesia. Mungkin 20 tahun lagi dia akan nyesel, karena 20 tahun lagi kita akan bagus banget," kata Purbaya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
50 Kios Terbakar di Pasar Rebo Purwakarta, Polisi Selidiki Penyebab
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mendikti Buka Suara soal Polemik Alumni LPDP, Bilang LPDP Masih Bermanfaat
• 1 jam laludetik.com
thumb
Mobil Toyota Ini Punya Fitur Gagang Pintu Unik
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Cara Menyusui Bayi yang Benar dan Nyaman, Busui Wajib Baca!
• 23 jam lalutheasianparent.com
thumb
Ramai Soal LPDP, Purbaya: 20 Tahun Lagi Dia akan Menyesal
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.