JAKARTA, DISWAY.ID - Memilih Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) bisa saja terinspirasi dari sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, yang namanya kini sedang viral menjadi sorotan karena berani mengkritik Presiden Prabowo Subianto dengan segala kebijakannya.
Ingin tahu lebih lanjut seputar Fakultas Filsafat, prodi, dan peminatannya, tentunya menjadi penting untuk mengetahuinya apalagi buat kamu yang sedang memilih jurusan kuliah menjelang SNPMB dan ujian UTBK-SNBT hingga SNBP.
Dikutip dari laman resmi UGM, sejumlah prodi dan jurusan atau peminatan tersedia di Fakultas Filsafat UGM.
Ini bisa menjadi bayangan buat kamu kira-kira akan belajar apa nanti di sana.
Riwayat pendidikan Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang berani mengkritik Presiden Prabowo Subianto dan segala kebijakannya, ternyata lulusan paket C. --Instagram Tiyo Ardianto
BACA JUGA:Sama-Sama Orang Filsafat, Rocky Gerung Bilang Begini Soal Manuver Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
Fakultas Filsafat UGMFakultas Filsafat menyelenggarakan program pendidikan sarjana (S1). Berdasarkan Keputusan BANPT tanggal 14 Mei 2025 Program Studi Filsafat memperoleh Akreditasi Unggul (SK. Nomor: 6474/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/V/2025).
Penerimaan Mahasiswa program sarjana dilakukan setiap awal tahun akademik di semester gasal melalui jalur penerimaan Mahasiswa secara Nasional atau jalur penerimaan Mahasiswa secara Mandiri.
Setiap mahasiswa Filsafat diwajibkan menempuh minimal 145 SKS. Fakultas Filsafat juga mengelola Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) untuk seluruh fakultas di lingkungan UGM.
BACA JUGA:Lulusan Kuliah Filsafat Bakal Kerja Apa? Jurusan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Peraih Skor UTBK 753
Prodi Fakultas FilsafatPendidikan Sarjana (S1) di Fakultas Filsafat terdiri dari 1 (satu) Program Studi Filsafat yang diusung oleh 3 (tiga) Departemen (Departemen Filsafat Barat, Departemen Filsafat Timur, Departemen Filsafat Agama) dengan 4 (empat) wilayah Minat Studi, yaitu: a. Etika; b. Filsafat Ilmu dan Teknologi; c. Filsafat Agama dan Budaya; d. Filsafat Sosial dan Politik.
Fakultas Filsafat diharapkan dapat melahirkan para cendekiawan yang berpengetahuan mendasar dan menyeluruh.
Di satu pihak mereka benar-benar terlatih untuk berpikir secara kritis, logis, integratif, dan di lain pihak mampu mengintegrasikan serta mengaplikasikan keahlian mereka masing-masing dalam kesatuan hidup, terutama pada masyarakat negara Indonesia yang sedang membangun.
BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jebolan Paket C yang Bikin Gerah Istana
Fakultas Filsafat UGM sejak berdirinya telah menyelenggarakan pendidikan filsafat untuk mencetak lulusan yang berkualitas sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan pendidikan filsafat yang bermutu.
- 1
- 2
- »





