tvOnenews.com - Timnas Indonesia ternyata masih menyimpan opsi menarik dari luar negeri tanpa harus melewati proses naturalisasi yang panjang.
Berdasarkan regulasi FIFA, ada sejumlah pemain diaspora yang secara administratif sudah memenuhi syarat untuk langsung membela Garuda.
Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi pada Elkan Baggott dan Adrian Wibowo, yang bisa dipanggil tanpa proses naturalisasi tambahan.
- tvOnenews-Julio Tri Saputra
Meski Exco PSSI Arya Sinulingga menyebut pelatih John Herdman belum berencana menambah naturalisasi dalam waktu dekat, peluang memanggil pemain diaspora tetap terbuka.
Apalagi Herdman sempat terbang ke Eropa pada awal Februari untuk memantau sejumlah pemain.
Lantas, siapa saja nama yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia tanpa proses naturalisasi?
1. Reno Münz
Reno Münz adalah bek muda milik SpVgg Greuther Fürth yang lahir di Jakarta pada 2 Oktober 2005.
- Instagram @renommuenz
Meski kedua orang tuanya asli Jerman dan ia besar di Eropa, fakta bahwa ia lahir di Indonesia membuatnya memenuhi Statuta FIFA Pasal 7.
Artinya, ia berhak membela Indonesia tanpa perlu proses naturalisasi.
Didikan akademi Bayer Leverkusen, Reno punya bekal sistem sepak bola Jerman yang disiplin dan modern.
Namun hingga kini belum ada sinyal kuat ia akan memilih Indonesia.
2. Nicholas Indra Mjøsund
- Instagram @n.mjosund
Striker muda Nicholas Indra Mjøsund memiliki garis keturunan Solo dari sang ibu.
Bersama akademi Rosenborg BK, ia pernah mencetak lima gol dalam satu pertandingan pada 2023.
Sempat absen membela Indonesia di ajang U-17 karena fokus pendidikan dan agenda klub, kini ia kembali dipercaya tampil dalam agenda uji coba.
Dengan usia yang masih sangat muda, Nicholas bisa menjadi proyek jangka panjang bagi Garuda.
3. Abdurrahman Iwan
Nama Abdurrahman Iwan sempat disebut media Spanyol sebagai prospek menjanjikan saat membawa Qatar tampil di Piala Asia U-17 2022.




