JAKARTA, KOMPAS.TV - Pencarian masyarakat mengenai Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu pada Februari 2026 kembali meningkat.
Meski masyarakat menelusuri informasi tersebut, tapi pemerintah belum memutuskan kelanjutan pencairan bantuan sosial itu pada bulan ini.
Ketiadaan pencairan berkaitan dengan rancangan awal program. BLT Kesra beroperasi sebagai program presiden yang menyasar keluarga berpenghasilan rendah pada desil satu sampai empat.
Pemerintah merancang bantuan ini murni untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian khusus pada kuartal keempat 2025.
Status ketidakberlanjutan program pada 2026 ini merujuk pada penegasan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akhir tahun lalu.
Airlangga memastikan pemerintah belum merencanakan kelanjutan program melewati batas tahun.
Baca Juga: Cara Cek Penyaluran Bansos Februari 2026 via HP, Siapkan NIK KTP dan Buka cekbansos.kemensos.go.id
"Ya tentu kita belum putuskan. Karena ini stimulan di akhir tahun. Tahun depan baru awal tahun," kata Airlangga, 4 Desember 2025 lalu.
"Stimulan itu untuk mendorong daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.
Realisasi Penyaluran 2025Pemerintah sebelumnya menargetkan penyaluran BLT Kesra menjangkau 35,046 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui bank-bank Himbara dan jaringan PT Pos Indonesia.
Penulis : Danang Suryo Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- BLT Kesra
- pencairan bansos
- cek bansos kemensos
- Airlangga Hartarto
- bansos 2026
- bantuan langsung tunai





