Penulis: Fityan
TVRINews - New York, AS
Ribuan penerbangan dibatalkan dan ratusan ribu warga kehilangan akses listrik akibat cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir timur Amerika Serikat memicu kelumpuhan total di sejumlah negara bagian.
Otoritas setempat mengeluarkan peringatan mengenai kondisi perjalanan yang "hampir mustahil" dilakukan di New York akibat tumpukan salju yang menutup akses publik.
Berdasarkan data dari National Weather Service (NWS), intensitas salju tertinggi tercatat di wilayah Rhode Island dan Massachusetts yang mencapai hingga 83 sentimeter.
Sementara itu, Central Park di New York mencatatkan ketebalan salju hingga 48 sentimeter, memaksa warga untuk tetap berada di dalam rumah.
Dampak Luas dan Pemadaman Listrik
Peringatan badai musim dingin kini membentang luas mulai dari North Carolina hingga Maine utara, bahkan mencapai wilayah timur Kanada.
Dampak dari fenomena alam ini tidak hanya mengganggu mobilitas darat, tetapi juga sektor penerbangan global.
• Pembatalan Penerbangan : Lebih dari 5.600 jadwal penerbangan domestik maupun internasional dari dan menuju AS terpaksa dibatalkan.
• Krisis Energi : Lebih dari 600.000 rumah dan bangunan bisnis mengalami pemadaman listrik total. Wilayah New Jersey dan Massachusetts dilaporkan menjadi area terdampak paling parah.
Situasi Terkini di New York City
Di pusat kota New York, salju dilaporkan telah mencapai setinggi tulang kering orang dewasa. Laporan lapangan menunjukkan banyak pohon tumbang yang menutupi akses jalan raya, menambah kerumitan proses evakuasi dan pembersihan jalur.
Rekaman time-lapse memperlihatkan gedung ikonik Empire State Building yang seolah "tertelan" oleh badai salju sepanjang malam.
Ini merupakan pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir New York City berada di bawah status peringatan blizzard (badai salju besar).
"Kondisi perjalanan saat ini hampir mustahil untuk ditembus," tulis peringatan resmi dari badan negara bagian New York, menekankan bahaya bagi warga yang memaksakan diri berkendara di tengah badai.
Secara teknis, status blizzard atau badai salju besar ditetapkan ketika cuaca ekstrem memenuhi kriteria kecepatan angin yang tinggi serta jarak pandang yang sangat terbatas dalam durasi waktu yang lama.
Hingga berita ini diturunkan, petugas darurat masih terus berupaya memulihkan jaringan listrik dan membuka akses jalan utama di tengah suhu yang membeku.
Editor: Redaksi TVRINews





