Beijing (ANTARA) - Operator kereta api nasional China menginformasikan bahwa pada Senin (23/2) yang menjadi hari terakhir dari liburan Festival Musim Semi selama sembilan hari, kemungkinan besar akan menjadi puncak tertinggi perjalanan penumpang.
Diperkirakan hingga 18,5 juta perjalanan akan dilakukan menggunakan kereta api pada Senin (23/2).
China State Railway Group Co., Ltd. menyebut jumlah perjalanan yang diperkirakan pada Senin (23/2) mengikuti hampir 18,3 juta perjalanan penumpang yang tercatat pada hari sebelumnya.
Demi memenuhi lonjakan permintaan perjalanan, sebanyak 2.297 perjalanan kereta tambahan akan dioperasikan pada Senin, imbuh perusahaan itu.
Kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen akan mengalami arus masuk dan keluar penumpang dalam jumlah besar pada Senin, lanjut perusahaan tersebut.
Kementerian perkeretaapian di berbagai daerah telah menerapkan sejumlah langkah guna memastikan layanan kereta tetap lancar.
Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, tahun ini jatuh pada 17 Februari. Sementara, masa libur sembilan hari dimulai pada 15 Februari.
Diperkirakan hingga 18,5 juta perjalanan akan dilakukan menggunakan kereta api pada Senin (23/2).
China State Railway Group Co., Ltd. menyebut jumlah perjalanan yang diperkirakan pada Senin (23/2) mengikuti hampir 18,3 juta perjalanan penumpang yang tercatat pada hari sebelumnya.
Demi memenuhi lonjakan permintaan perjalanan, sebanyak 2.297 perjalanan kereta tambahan akan dioperasikan pada Senin, imbuh perusahaan itu.
Kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Shenzhen akan mengalami arus masuk dan keluar penumpang dalam jumlah besar pada Senin, lanjut perusahaan tersebut.
Kementerian perkeretaapian di berbagai daerah telah menerapkan sejumlah langkah guna memastikan layanan kereta tetap lancar.
Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi, tahun ini jatuh pada 17 Februari. Sementara, masa libur sembilan hari dimulai pada 15 Februari.




