Trump Ancam Naikkan Tarif ke Negara yang Batalkan Kesepakatan Dagang

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan negara-negara agar tidak menarik diri dari perjanjian perdagangan mereka dengannya.

Trump Ancam Naikkan Tarif ke Negara yang Batalkan Kesepakatan Dagang. (Foto: AP)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan negara-negara agar tidak menarik diri dari perjanjian perdagangan mereka dengannya.

Dilansir dari Reuters pada Selasa (24/2/2026), Trump mengancam akan mengenakan tarif yang lebih tinggi kepada negara yang membatalkan kesepakatan dagang.

Baca Juga:
Bursa Asia Variatif saat Wall Street Terkapar, Tarif Trump Tekan Sentimen

Kebijakan perdagangan Trump menghadapi ketidakpastian setelah Mahkamah Agung memutuskan bahwa tarif resiprokal, yang didasari Undang-Undang Kekuasaan Darurat Ekonomi Internasional (IEEPA), tidak sesuai dengan konstitusi.

Di Brussel, Parlemen Eropa memutuskan untuk menangguhkan proses ratifikasi kesepakatan dagang dengan AS. India juga dikabarkan menunda kunjungan ke Washington yang bertujuan untuk memfinalisasi perjanjian tarif.

Baca Juga:
Harga Minyak Melemah, Perundingan Nuklir dan Tarif AS Jadi Sorotan

"Negara mana pun yang ingin bermain-main dengan keputusan Mahkamah Agung yang konyol, terutama negara-negara yang telah menipu AS selama bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, akan menghadapi tarif yang jauh lebih tinggi, dan lebih buruk," kata Trump di Truth Social.

Pekan lalu, mayoritas hakim agung menyatakan bahwa IEEPA tidak memberikan wewenang kepada presiden untuk mengenakan tarif. Tarif era Trump lainnya yang tidak didasari undang-undang tersebut tak terdampak putusan ini.

Baca Juga:
Wall Street Ditutup Turun Tajam Buntut Putusan MA yang Menentang Tarif Trump

Seusai putusan Mahkamah Agung, Trump mengumumkan tarif global baru sebesar 15 persen yang didasari Bagian 122 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974 alih alih IEEPA. Bea masuk baru ini akan mulai berlaku pada Selasa ini.

Dalam serangkaian unggahan media sosial, Trump juga mengisyaratkan akan mengenakan biaya lisensi kepada mitra dagang alih-alih tarif.

Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer mengatakan bahwa pemerintahan Trump berencana membuka investigasi praktik perdagangan tidak adil yang baru terhadap beberapa negara, sebuah langkah yang memungkinkan Washington untuk mengenakan tarif baru. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KDM Pakai Uang Pribadi untuk Biayai Akomodasi Kepulangan 12 Korban TPPO Maumere
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Menjaga Merak Jelita di Jantung Cagar Alam Sungai Kolbu
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Parade Pemain Bintang Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts Nevis, Pesaing Timnas Indonesia di FIFA Series
• 2 jam lalubola.com
thumb
MU Era Carrick Belum Terkalahkan, Supersub Sesko Tekuk Everton 1-0
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Yang Perlu Diketahui Usai Mundurnya Iman Brotoseno dari Dirut TVRI
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.