Mahasiswi FH ULM Jadi Galuh Kebudayaan Kalsel 2025, Promosikan Budaya Banjar Digital

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Nur Kemala Hayati, mahasiswi Fakultas Hukum ULM sekaligus Delegasi Kota Banjarmasin, menyampaikan gagasan dalam ajang Nanang Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan 2025. (Sumber: Dok. Universitas Lambung Mangkurat)

KOMPAS.TV - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menorehkan prestasi gemilang di bidang non-akademik. Nur Kemala Hayati, mahasiswi Fakultas Hukum ULM, berhasil terpilih sebagai Galuh Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan 2025.

Capaian ini diraih mahasiswi yang akrab disapa Aya tersebut dalam ajang Nanang Galuh Kebudayaan tingkat provinsi yang diikuti perwakilan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Aya yang merupakan Delegasi 1 Kota Banjarmasin mengaku prestasi ini merupakan pengalaman pertamanya di dunia pageant budaya. Menariknya, ia tidak memiliki latar belakang keluarga di bidang kebudayaan maupun kontes kecantikan.

"Ini menjadi tantangan besar bagi saya karena persaingan sangat ketat. Persiapan untuk seleksi internal pun relatif singkat, hanya sekitar 14 hari," ujar Aya dalam wawancara daring.

Meski tergolong baru, Aya berhasil melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat, mulai dari karantina, uji kemampuan berpikir kritis, hingga motion challenge. Ia bahkan berhasil masuk empat besar dalam tantangan argumentasi.

Sebagai Galuh Kebudayaan, Aya membawa misi khusus untuk mendekatkan budaya Banjar kepada Generasi Z. Ia menginisiasi program personal bertajuk "Aya Bakisah" (Banjar Kini dan Sejarah).

Program ini merupakan literasi budaya berbasis konten digital yang dikemas secara menarik agar relevan dengan tren masa kini.

“Saya ingin anak muda merasa bahwa budaya itu dekat, relevan, dan tidak kaku. Lewat konten yang soft selling, mereka bisa mengenal dulu, lalu mencintai budaya Banjar,” tuturnya.

Melalui media sosial, ia memperkenalkan berbagai unsur budaya, mulai dari filosofi busana adat Galuh hingga penggunaan kain sasirangan dalam gaya busana modern.

Selain fokus pada literasi digital, Aya juga aktif dalam gerakan sosial. Bersama rekan sejawatnya, ia terlibat dalam kegiatan "Banjar Bernyanyi Bareng" untuk penggalangan dana korban banjir, serta merancang program "Nanang Galuh Kebudayaan Kalsel Goes to School".

Penulis : Anindhita-Maulizeira

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Galuh Kebudayaan
  • Budaya Banjar Digital
  • ULM
  • Mahasiswi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Seablings vs Knetz: Ilusi Aktivisme Digital
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Seorang Pria Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Kemuning
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Trump Bantah Jenderal Caine Menolak Serang Iran: Jika Diperintah Menyerang, Dia Akan Memimpin!
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Selebgram Cut Rizki Sebut Sahur Ganggu Tidur, Buya Yahya Jelaskan Ada Keberkahan Besar di Baliknya
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Sempat Ditambal, Jalan Lodan Raya Depan Ancol Kembali Berlubang
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.