Hari Peduli Sampah, Ahmad Luthfi Canangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik & Indah). Hal ini dilakukan lewat aksi bersih-bersih sampah di Pantai Jodo, Kabupaten Batang, Selasa (24/2).

Kegiatan yang melibatkan lebih dari 1.000 orang ini bertepatan dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional. Kegiatan yang dipusatkan di lokasi tersebut juga dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Dalam aksi bersih-bersih itu, Ahmad Luthfi sempat naik ke alat berat jenis loader untuk mengeruk tumpukan sampah dan memindahkannya ke dump truck yang sudah disiagakan. Didampingi Taj Yasin, Luthfi terlihat mengoperasikan bucket loader, menyerok campuran sampah plastik, kayu, dan limbah rumah tangga yang menumpuk di pesisir pantai.

Beberapa kali bucket terangkat penuh, lalu ditumpahkan ke bak truk yang sudah siaga di sisi pantai. Aksi itu menarik perhatian para peserta yang mengikuti kegiatan bersih sampah serentak tersebut.

Dalam kesempatan itu, Luthfi mengatakan persoalan sampah di Jawa Tengah sudah masuk kategori darurat, sehingga membutuhkan langkah konkret.

"Sampah di Jawa Tengah hampir 6,36 juta ton per tahun. Yang bisa diproses baru sekitar 60 persen, sisanya belum tertangani secara optimal. Ini harus menjadi perhatian serius kita semua," ucap Luthfi dalam keterangan tertulis, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Ahmad Luthfi Serahkan 36 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Tanah Gerak

Ia mengingatkan Presiden telah menargetkan Indonesia menuju zero waste pada 2029. Karenanya, Gerakan Jateng ASRI harus menjadi gerakan nyata. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota segera menyerahkan data konkret penanganan sampah di wilayahnya.

"Besok akan saya bawa dalam rapat di tingkat pusat," ujar Luthfi.

Selain persoalan sampah, Luthfi juga menyoroti pentingnya menjaga garis pantai Jawa Tengah yang mencapai sekitar 920 kilometer. Di tempat yang sama, Luthfi meminta program penghijauan pesisir, termasuk Gerakan Mageri Segoro, kembali digencarkan di 17 kabupaten/kota yang memiliki garis pantai.

Penanaman mangrove dan tanaman pesisir dinilai sebagai langkah preventif untuk mencegah abrasi dan bencana lingkungan. Pada Desember 2025 lalu, penanaman hampir mencapai dua juta bibit dan diharapkan terus ditingkatkan pada tahun ini.

Di samping itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, menyampaikan bahwa aksi bersih sampah tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Gubernur tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI.

"Pada hari ini aksi bersih sampah dan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di 35 kabupaten/kota pada waktu yang sama, dan sebagian besar bupati/wali kota memimpin langsung kegiatan di daerah masing-masing," katanya.

Baca juga: Ahmad Luthfi Serahkan 36 Unit Rumah untuk Warga Terdampak Tanah Gerak

Ia juga melaporkan perkembangan pengelolaan sampah di Jawa Tengah. Saat ini, pengolahan sampah berbasis RDF telah berjalan di Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan Magelang. Sementara pengolahan sampah menjadi energi listrik telah beroperasi di Kota Surakarta.

"Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menginisiasi kolaborasi antardaerah dalam transformasi TPA menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu, termasuk kerja sama penyediaan dan pemanfaatan RDF dengan industri semen di sejumlah kabupaten/kota," kata Widi.

Melalui Gerakan Jateng ASRI, Pemprov Jawa Tengah mendorong percepatan transformasi pengelolaan sampah sekaligus membangun partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Selain menggunakan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah dalam jumlah besar, para peserta juga menyisir garis pantai secara manual, memunguti dan memilah sampah sebelum dimasukkan ke karung-karung untuk diangkut.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, jajaran Forkopimda Jawa Tengah, serta Bupati Batang bersama Forkopimda Kabupaten Batang. Adapun kepala daerah di 35 kabupaten/kota mengikuti secara daring.

Para peserta yang juga terlibat dalam acara itu berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, perguruan tinggi, badan usaha, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, relawan, mahasiswa hingga masyarakat.




(akd/ega)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank BTN Buka Lowongan Kerja Terbaru Februari 2026 di Bidang IT, Ini Kualifikasinya
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Investasi Reksa Dana untuk Pemula, Mulai dari Modal Kecil!
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Riza Pasikki: Menambang Panas, Menjaga Integritas, dan Mendorong Akselerasi Geotermal Nasional
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Simak! Ini Promo Diskon Ramadan Meriah Superindo 23-26 Februari 2026
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anjungan Jakarta di TMII Dipugar Sambut 5 Abad Ibu Kota, Anggaran Rp 25 M
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.