FAJAR, BARCELONA—FC Barcelona telah meminta UEFA untuk memindahkan leg kedua pertandingan babak 16 besar Liga Champions mereka dari Selasa, 17 Maret, ke Rabu, 18 Maret.
Leg pertama akan dimainkan pada 10 Maret di kandang lawan. Menurut ESPN Deportes, permintaan seperti itu jarang terjadi, tetapi klub berusaha memastikan bahwa pemilihan presiden mereka pada 15 Maret tidak bentrok dengan pertandingan.
Pertandingan melawan Sevilla pada hari pemilihan masih dijadwalkan pukul 16.15, meskipun La Liga telah menandainya jika komitmen Eropa memaksa perubahan.
Saat ini, Barcelona akan memiliki waktu persiapan yang sangat ketat untuk memainkan pertandingan besar di tengah pemilihan pada tanggal 15, dan langsung menuju pertandingan babak gugur Eropa yang sangat penting hanya dua hari kemudian.
Undian Liga Champions menambah ketegangan; Paris Saint-Germain dan Newcastle United kemungkinan akan menjadi lawan setelah babak play-off. PSG mengalahkan Monaco 3-2 dalam kemenangan tandang yang mendebarkan, sementara Newcastle menghancurkan Qarabag dengan kemenangan 6-1.
Kedua pertandingan tersebut akan menjadi ujian berat bagi tim Catalan. Status unggulan memberi Barcelona kenyamanan bermain leg kedua di Camp Nou, tetapi tim asuhan Hansi Flick tahu bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan.
Persiapan telah dimulai, dan leg pertama di kandang lawan akan menjadi ukuran sebenarnya dari kesiapan tim.
Final Liga Champions di Budapest pada 30 Mei adalah tujuan utama, di mana Barcelona berharap untuk sekali lagi merebut trofi terbesar Eropa.
Laporan dari dalam klub dikutip Barca Blaugranes mengatakan para pemain menyadari apa yang dipertaruhkan, baik di lapangan maupun bagi hierarki klub.
Joan Laporta tetap menjadi favorit untuk memenangkan kursi kepresidenan, tetapi beberapa kandidat menarik perhatian saat mereka mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin klub berikutnya. (amr)





