EtIndonesia. Pada 23 Februari dini hari waktu setempat, gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo terjadi di perairan dekat Sabah, Malaysia bagian utara di Pulau Borneo. Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.
United States Geological Survey (USGS) melaporkan bahwa gempa berkekuatan 7,1 magnitudo terjadi di perairan sekitar 55 kilometer barat laut Kota Belud, Sabah, dengan kedalaman 619,8 kilometer.
Berdasarkan penilaian USGS, kemungkinan gempa ini menimbulkan korban jiwa atau kerusakan harta benda relatif rendah.
Pacific Tsunami Warning Center menyatakan bahwa gempa tersebut tidak akan memicu tsunami.
Sementara itu, German Research Centre for Geosciences (GFZ) melaporkan bahwa lokasi gempa berada di pesisir utara Pulau Borneo, dengan kedalaman 633 kilometer. Kekuatan gempa kemudian direvisi turun dari 7,1 menjadi 6,8 magnitudo.
Malaysia Meteorological Department menyampaikan bahwa pada 23 Februari pukul 00.57 dini hari, gempa 6,8 magnitudo di perairan dekat Sabah dirasakan di beberapa wilayah Sabah. Episentrum berada sekitar 49 kilometer barat Kota Kudat, dengan kedalaman 678 kilometer.
Selain itu, menurut laporan GFZ, pada 22 Februari gempa bumi 6,2 magnitudo juga terjadi di bagian selatan negara kepulauan Pasifik Selatan, Fiji, dengan kedalaman 632 kilometer (393 mil).
Sumber : NTDTV.com





