Otoritas Panama Ambil Alih Pelabuhan Utama di Terusan Panama dari Perusahaan Hong Kong

kompas.id
6 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Panama mengeluarkan dekrit yang memerintahkan pengambilalihan dua pelabuhan utama di Terusan Panama, yaitu Pelabuhan Balboa dan Pelabuhan Cristobal, pada Senin (23/2/2026).

Langkah tersebut menindaklanjuti putusan akhir Mahkamah Agung Panama yang menyatakan konsesi pengoperasian pelabuhan yang selama ini dipegang perusahaan yang berbasis di Hong Kong, yaitu CK Hutchison, tidak konstitusional.

Dekrit tersebut memberikan wewenang kepada Otoritas Maritim Panama untuk mengambil alih pelabuhan tersebut yang mencakup semua properti bergerak di dalam atau di luar Pelabuhan Balboa dan Cristobal, termasuk derek, kendaraan, sistem komputer, dan perangkat lunak.

Kisah seputar dua pelabuhan utama di Terusan Panama ini merupakan bagian dari persaingan perang dagang yang meluas antara Amerika Serikat dan China sejak tahun lalu.

Panama kemudian terjebak di tengah perseteruan AS-China setelah Presiden AS Donald Trump pada tahun lalu menuduh China mengendalikan Terusan Panama.

Trump mengatakan bahwa perusahaan asal Hong Kong yang mengoperasikan pelabuhan di kedua ujung terusan yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik itu merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS dan kawasan secara keseluruhan.

Kedua ujung Terusan Panama itu dilalui lima persen dari semua pengiriman maritim global.

Audit kemudian dilakukan kepada Panama Ports Company meski sejumlah analis memprediksi bahwa audit ini sebenarnya lebih ditujukan untuk menunjukkan adanya penyimpangan sehingga Panama dapat mencabut kontrak perusahaan China tersebut. Hal itu dianggap Pemerintah Panama akan dapat menenangkan Trump.

Baca JugaUpaya Trump Menyingkirkan Pengaruh China di Terusan Panama

Tumpukan kontainer di Pelabuhan Balboa

Para pekerja di Pelabuhan Balboa

Suasana lengang di Pelabuhan Balboa yang sebelumnya dikelola oleh Panama Ports Company

Pada Januari lalu, Mahkamah Agung Panama membatalkan undang-undang yang menyetujui kontrak konsesi untuk Panama Ports Company, anak perusahaan CK Hutchison.

Putusan tersebut juga membatalkan perpanjangan selama 25 tahun yang diberikan pada tahun 2021 sehingga menghilangkan dasar hukum bagi operasi dua pelabuhan.

Panama Ports Company mengoperasikan Pelabuhan Balboa dan Cristobal sejak tahun 1997 ketika Panama memberikan konsesi kepada mereka untuk mengelola pelabuhan yang terletak di pintu masuk Pasifik dan Atlantik di Terusan Panama.

Untuk menjamin keberlanjutan operasi pelabuhan, Pemerintah Panama mengumumkan dua perusahaan akan mengambil alih sementara administrasi pelabuhan selama 18 bulan sambil menunggu kontrak baru diberikan.

APM Terminals, anak perusahaan dari grup Denmark AP Moller-Maersk, akan mengoperasikan Pelabuhan Balboa. Sementara TIL Panama, anak perusahaan Mediterranean Shipping Company, akan menjalankan operasi di Pelabuhan Cristobal.

Presiden Panama Jose Raul Mulino dalam keterangan yang disampaikan melalui siaran televisi pada Senin mengatakan, pemberian kontrak sementara itu bukan berarti pengambilalihan aset-aset tersebut, melainkan untuk memastikan operasionalisasi pelabuhan.

CK Hutchison Holdings masih melakukan proses arbitrase terhadap Panama berdasarkan aturan Kamar Dagang Internasional. Namun, apa dampak dari proses tersebut dan berapa lama proses tersebut akan berlangsung belum jelas.

Terusan Panama di Amerika Tengah adalah kanal buatan sepanjang 82 kilometer yang menghubungkan Samudra Atlantik dengan Samudra Pasifik. Pembangunannya dimulai pada 1904 dan selesai pada 1914.  (AP/REUTERS).

Baca JugaTrump Ingin Ambil Alih Terusan Panama


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gempa Hari Ini Guncang Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Thom Haye Bisa Dicoret John Herdman? Gelandang Gacor Jerman-Surabaya Ini Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Bangganya Arteta Lihat Arsenal Bantai Spurs
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Indonesia Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Industri Chip Dunia, Prabowo Siap Kirim 15 Ribu Insinyur untuk Dilatih Arm
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Rencana Impor 105.000 Pikap dari India Diminta Ditunda, Dirut Agrinas Tegaskan Loyal Ikuti Arahan DPR dan Pemerintah
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.