JAKARTA, DISWAY.ID– Perum BULOG memastikan kesiapan pengiriman perdana sebanyak 2.280 ton beras premium untuk memenuhi kebutuhan konsumsi Jamaah Haji Indonesia Tahun 2026 di Tanah Suci.
Langkah strategis ini diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebagai wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelayanan haji sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai eksportir beras yang kompetitif.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang memimpin Rakortas tersebut menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan momentum bersejarah yang melambangkan kekuatan stok pangan dalam negeri.
BACA JUGA:Menhaj RI dan Arab Saudi Kompak Tingkatkan Standar Layanan Haji untuk 1447 H
"Untuk tahap perdana ini kita kirim sekitar 2.280 ton ke Arab Saudi. Ini adalah awal, ke depannya akan kita lanjutkan ke negara-negara lain. Ini bukti bahwa stok dalam negeri kita sangat kuat," ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers (23/02).
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa seluruh aspek logistik telah disiapkan dengan matang agar pengiriman berjalan tepat waktu dan sesuai standar internasional.
Dalam prioritas distribusinya, tahap pertama ditujukan bagi petugas haji yang tiba lebih awal di Arab Saudi.
Adapun pengiriman dilakukan melalui jalur laut dengan dua unit kapal, estimasi waktu tempuh berkisar antara 30 hingga 45 hari.
BULOG memastikan kegiatan ekspor ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras domestik karena stok nasional saat ini berada pada level aman dan terkendali.
BACA JUGA:Haji 2026 Ramah Lansia, Kemenhaj Perketat Istithaah Kesehatan dan Optimalkan Skema Murur
Disebutkannya, beras yang dikirimkan merupakan hasil serapan gabah petani lokal yang diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern milik BULOG.
"Produk ini memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan (broken) yang rendah, telah melalui uji laboratorium ketat, memenuhi standar ekspor, serta sudah mengantongi sertifikasi halal," tambah Ahmad Rizal Ramdhani.
Sebelumnya, melalui fasilitas dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, BULOG telah melakukan business matching untuk memperluas penetrasi pasar pangan di kawasan Timur Tengah.
Respons positif dari importir dan penyedia katering di Arab Saudi semakin memperkuat optimisme bahwa produk pangan Indonesia mampu bersaing secara global.
Melalui langkah ini, Perum BULOG berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara akuntabel demi memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di kancah internasional.





