Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpindah ke zona merah pada penutupan sesi pertama Selasa, 24 Februari 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG terkoreksi 21,41 poin atau -0,26% ke level 8.374,66.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG sesungguhnya berasa di zona hijau dan sempat menempati titik tertinggi harian di level 8.437,08. Sementara titik terendahnya berada pada level 8.358,71.
Pergerakan saham pada pertengahan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 417 saham melemah, 237 saham menguat dan 162 saham mendatar.
Tujuh sektor memerah dan empat sektor menghijau. Sektor barang konsumen non primer anjlok paling dalam -1,51%, diikuti energi -1,23%, teknologi -1,01%, kesehatan -0,74%, barang konsumen primer -0,50%, properti -0,45%, dan infrastruktur -0,43%
Baca Juga: Kurangi Modal, Merdeka Gold (EMAS) Hapus 1,44 Miliar Saham Hasil Buyback.
Sementara itu, sektor keuangan sumringah dengan kenaikan tajam 1,07%, transportasi 0,56%, bahan baku 0,29% dan sektor industrial menanjak 0,22%.
Hingga siang ini, IHSG sudah memperdagangkan 28,83 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.869.765 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp12,7 triliun.
Ditinjau dari indeks LQ45, posisi saham top losers diduduki PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang merosot -3,38% ke level Rp286. Disusul PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) yang ambruk -3,25% ke Rp298 dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang melorot -3,03% ke Rp960.
Baca Juga: Widodo Makmur (WMUU) Rancang Rights Issue 6,1 Miliar Saham, Ini Tujuannya
Jajaran top gainers ada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menanjak 2,67% ke Rp3.840, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang naik 2,59% ke Rp1.585 dan PT Indosat Tbk (ISAT) yang terapresiasi 1,72% ke Rp2.370.





