VIVA – Pelatih Everton, David Moyes, mengaku kecewa setelah timnya kalah 0-1 dari Manchester United pada pekan ke-27 Liga Inggris 2025-2026 di Hill Dickinson Stadium, Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB.
Kekalahan itu terjadi meski Everton menciptakan lebih banyak tembakan tepat sasaran, namun gagal memaksimalkan peluang yang ada enjadi gol.
Secara statistik, tuan rumah mencatatkan empat tembakan tepat sasaran, berbanding dua milik Manchester United. Namun, sejumlah peluang tersebut mampu digagalkan kiper Setan Merah, Senne Lammens.
Sebaliknya, Manchester United tampil efektif. Gol tunggal pertandingan dicetak Benjamin Sesko pada menit ke-71 setelah masuk sebagai pemain pengganti. Serangan balik cepat menjadi awal terciptanya gol yang memastikan tiga poin bagi tim tamu.
- Instagram/manutd
Moyes menilai timnya sebenarnya mampu mengontrol sebagian besar jalannya pertandingan. Namun, satu momen kelengahan membuat Everton harus membayar mahal.
“Saya tidak senang dengan skornya, itu sudah pasti. Anda harus memenangi pertandingan jika ingin terus melaju,” ujar Moyes dikutip dari BBC. Ia juga menyoroti kurangnya kualitas penyelesaian akhir timnya.
Menurut pelatih asal Skotlandia itu, Everton belum cukup efektif, terutama saat bermain di kandang. Ia mengakui timnya kebobolan melalui serangan balik dan gagal memaksimalkan peluang yang tercipta.
Selain itu, Moyes juga memuji kecepatan lini depan Manchester United dalam melakukan transisi serangan. Ia menyebut kemampuan pemain depan lawan dalam berlari cepat dan menciptakan peluang menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Hasil ini membuat Everton gagal menambah poin di kandang sendiri, sementara Manchester United membawa pulang kemenangan tipis yang krusial dalam persaingan papan atas klasemen Liga Inggris musim ini.




